Breaking News:

Tumbuhkan Budaya Menulis, PDPM Kubu Raya Gelar Workshop Jurnalistik

Sehingga kita perlu memberikan pembekalan jurnalistik ke mereka, agar setiap gerak dan langkah organisasi bisa terpublikasikan dengan baik

Penulis: David Nurfianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Workshop jurnalistik bertema "Kubu Raya Menulis" yang digelar oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kubu Raya di Ruang Pelatihan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kubu Raya. Minggu 24 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kubu Raya menggelar Workshop jurnalistik bertema "Kubu Raya Menulis" di Ruang Pelatihan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kubu Raya. Minggu 24 Oktober 2021.

Menghadirkan Narasumber seorang Jurnalis Senior, M Arief  yang juga merupakan anggota Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat.

Workshop ini diikuti seluruh Organisai Otonom (Ortom) Muhammadiyah, serta Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) se-Kubu Raya.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kubu Raya, Ashadullah Choliq mengatakan Workshop ini diadakan untuk memperkaya budaya penulisan dan memperkuat literasi di era digital saat ini, khususnya bagi anggota PDPM Kubu Raya.

Seorang Guru Ngaji di Kubu Raya Dapat Hadiah Tabungan Seumur Hidup dari Ustadz Adi Hidayat

"Serta memberikan pembekalan kepada seluruh ortom muhammadiyah agar bisa menulis narasi dan mempublikasikan kegiatan-kegiatan mereka ke media," ujarnya.

Menurutnya, selama ini banyak agenda organisasi muhammadiyah yang tidak terekspos oleh media, olerh karena itu perlu adanya pembekalan kepada setiap anggota organisasi.

"Sehingga kita perlu memberikan pembekalan jurnalistik ke mereka, agar setiap gerak dan langkah organisasi bisa terpublikasikan dengan baik," tegasnya.

Kemudian, Choliq menuturkan bahwa Workshop jurnalistik ini hanya berlangsung kurang lebih empat jam.

Kendati demikian, para peserta sangat antusias karena pelatihan ini diselingi diskusi santai antara peserta dan pemateri.

"Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar, serta materi yang dipaparkan juga singkat, padat, dan jelas. Karena Inti dari menulis adalah praktik begitulah kesimpulan dari pemateri," ungkapnya.

Untuk itu, Choliq berharap seusai pelatihan peserta bisa langsung praktik belajar menulis berita dengan bimbingan pemateri.

"Karena dengan langsung praktik menulis maka akan bisa menemukan emtah itu ide baru maupun kesalahan dari penulisan, dan bisa untuk perbaikan penulisan selanjutnya," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved