Breaking News:

Evaluasi PTM Terbatas, Kepala SMAN 1 Sukadana Sebut Laksanakan Setiap Bulan

Dirinya mengatakan, bahwa evaluasi pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan dua minggu sekali ini karena sudah berjalan baik sesuai ketentuan

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sukadana, Kabupaten Kayong Utara dilakukan setiap bulannya.

Kepala SMA Negeri 1 Sukadana, Erik Yuniastuti mengungkapkan bahwa pelaksanaan evaluasi perkembangan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dilakukan setiap dua minggu sekali.

"Setiap dua minggu sekali itu paling lama, malah terkadang kami satu minggu sekali evaluasinya (PTM Terbatas) biasanya," ujar Erik Yuniastuti, Minggu 24 Oktober 2021.

Dirinya mengatakan, bahwa evaluasi pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan dua minggu sekali ini karena sudah berjalan baik sesuai ketentuan dan aturan PTM Terbatas.

Ketua PCNU Kabupaten Kayong Utara Terangkan Dukung Program Pemerintah Melalui Giat Vaksinasi

"Karena ini sudah berjalan lebih baik, jadi dua minggu sekali evaluasinya," sebut Dia.

Dari pembelajaran tatap muka terbatas ini, Erik menyampaikam agar para siswa-siswi lebih giat dan semangat lagi mengvali lebih banyak ilmu pengetahuan dan materi pelajaran.

"Untuk pembelajaran tatap muka terbatas karena memang namanya terbatas, waktunya terbatas dan semua terbatas. Jadi untuk siswa harus lebih berusaha menggali lebih banyak (ilmu dan materi pelajaran)," tambahnya.

Erik berharap, kepada siswa-siswi harus bisa belajar lebih mandiri dengan perangkat atau media pembelajaran yang dipunya saat ini, mengingat pembelajaran yang dilakukan saat ini terbatas.

"Harapannya untuk siswa, harus bisa belajar lebih mandiri dengan perangkat (media pembelajaran) yang dimiliki yang otomatis disitu yakin ada semuanya. Jadi gunakanlah itu untuk pembelajaran atau menambah ilmu lagi supaya yang kurang-kurang di sekolah tadi bisa dipenuhi oleh dirinya sendiri," tukasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kayong Utara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved