Breaking News:

Banjir Landa Sekadau, Ternak Warga Mati Tenggelam

"Ayam dan bebek saya banyak mati tenggelam. Jalan antar gang juga terputus, kalau malam ini air naik lagi ada beberapa rumah yang kena," ungkapnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Sindika Wulandari
Kondisi banjir di Gang Nyai Suma, Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sekadau mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa pemukiman warga. Sejumlah warga keluhkan ternaknya mati akibat tenggelam, Minggu 24 Oktober 2021.

Banjir ini kemudian diperparah karena diduga tidak berfungsi drainase dengan baik hingga banyaknya sampah-sampah yang menutupi saluran air.

Seperti yang dialami warga di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar bernama Almanso. Ia mengeluhkan genangan air yang sudah muncul sejak tiga hari terakhir akibat curah hujan yang tinggi dan drainase yang tidak berfungsi.

Pria yang tinggal di Gang Nyai Suma itu mengatakan, kondisi banjir diperparah semenjak dibangunnya parit yang berada di depan jalan protokol. Diperkirakan pembangunan parit tersebut menutupi saluran air yang sebelumnya ada di pemukiman tersebut.

Halaman Rumah Betang Youth Center Sekadau Terendam Banjir, Anak-anak Jadikan Tempat Bermain Air

"Dalam dua bulan ini udah 3 kali banjir semenjak ada parit itu," ujarnya.

Banjir tersebut dikatakan Almanso lebih dari lutut orang dewasa yang meliputi 2 gang perumahan atau lebih dari 10 KK. Meskipun air belum menyentuh lantai rumah warga, namun dikatakan Almanso banjir tersebut sudah mengakibatkan beberapa kerugian seperti ternak warga yang mati akibat tenggelam.

Pria yang juga peternak ayam dan bebek tersebut pun mengaku bahwa ternak ayam dan bebeknya juga ikut mati tenggelam.

"Ayam dan bebek saya banyak mati tenggelam. Jalan antar gang juga terputus, kalau malam ini air naik lagi ada beberapa rumah yang kena," ungkapnya.

Ia pun berharap agar dinas terkait dapat cepat tanggap menangani dan mencari solusi untuk mengatasi banjir ini tersebut. Sehingga kerugian warga tidak semakin bertambah. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved