Breaking News:

Banjir Landa Kota Sintang, Sejumlah Ruas Jalan, Fasilitas Pendidikan Hingga Perkantoran Tergenang

Genangan banjir juga meluber hingga ke ruas jalan PKP Mujahidin. Sejumlah halaman perkantoran seperti Bank Kalbar, Kemenag, Taman Entuyut tergenang.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Bencana alam banjir kembali melanda Kota Sintang, Kalimantan Barat. Selain menggenangi rumah warga yang berada di bantaran sungai kapuas dan melawi, luapan air juga merendam sejumlah ruas jalan, fasilitas perkantoran dan sekolah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bencana alam banjir kembali melanda Kota Sintang, Kalimantan Barat. Selain menggenangi rumah warga yang berada di bantaran sungai kapuas dan melawi, luapan air juga merendam sejumlah ruas jalan, fasilitas perkantoran dan sekolah.

Dari pantauan Tribun Pontianak, banjir merendam ruas jalan Sintang-Kelam. Ada tiga titik genangan. Tinggi permukaan air bervariasi. Di ruas jalan ini, selain rumah warga, air juga merendam gedung Taman Pendidikan Kanak-Kanak Pelita Kasih.

Banjir terparah melanda pemukiman warga di Kelurahan Menyumbung Tengah. Sepanjang Jalan Mensiku Jaya, juga terendam. Gedung SDN 23 juga teredam banjir. Begitu pula dengan gedung SMPN 4 Sintang. Banjir mulai masuk ke lantai kelas pada Minggu 24 Oktober siang.

"Air mulai masuk kelas," kata Herry Fitrianto, Waka Kesiswaan SMPN 4 Sintang kepada Tribun Pontianak.

Mulai 4 November Tanda Tangan Bupati dan Wakil Bupati Sintang Terapkan Digital Signature

Banjir yang menggenangi ruas jalan Mensiku Jaya, Kelurahan Menyumbung Tengah, menyebabkan akses transportasi terputus. Masyarakat dari Sintang menuju Kecamatan Binjai Hulu hingga ke arah ketungau tidak bisa melintas.

Masyarakat yang ingin melewati genangan air bisa menyewa jasa penyeberangan menggunakan perahu. Biayanya, sekitar 10 ribu rupiah.

Akibat banjir di ruas jalan tersebut, proses belajar mengajar di SMPN 4 Sintang juga diliburkan untuk sementara.

"Sehubungan karena banjir dan akses jalan untuk menuju kesekolah terputus tidak bisa dilewati, proses belajar mengajar di liburkan selama 2 hari dari hari senin sampai selasa," ujar Herry.

Genangan banjir juga meluber hingga ke ruas jalan PKP Mujahidin. Sejumlah halaman perkantoran seperti Bank Kalbar, Kemenag, Taman Entuyut tergenang.

Kantor Badan Pertanahan Negara di Jalan M Saad, Kelurahan Tanjung Puri, dan juga halaman Kantor DPMPTSP Kabupaten Sintang, juga sudah tergenang air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, belum menerima laporan resmi jumlah desa dan warga yang terdampak banjir di Kota Sintang.

"Kalau data terbaru belum ada, tapi kalau informasi banjir ada laporan melalui WA pak. Kalau sintang belum ada laporan, baik dari kecamatan kelurahan ataupun desa, pak. Yang tadi (laporan) dari kayan hilir dan Kayan hulu, hanya foto airnya saja, Pak," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Sintang, Sugianto dikonfirmasi Tribun Pontianak. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved