Breaking News:

Sampaikan Draf APBD 2022, Wabup Targetkan Pendapatan Daerah Rp 1,76 Triliun

Hal ini adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan Kabupaten Sambas.

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Wawan
Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi saat menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RAPBD Kabupaten Sambas, tahun anggaran 2022, kepada Wakil Ketua DPRD, Ir H Arifidiar, di ruang paripurna DPRD Kabupaten Sambas, Kamis 21 Oktober 2021. (One) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi menyampaikan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sambas tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sambas tahun 2021-2026 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Kamis 21 Oktober 2021.

Penyerahan draft itu diterima langsung oleh pimpinan sidang paripurna, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ir H Arifidiar dan Wakil Ketua III DPRD Suriadi.

Diungkapkan oleh Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi, penyerahan draf APBD tahun anggaran 2022 adalah sebagai bahan pertimbangan Badan Anggaran (Banggar), Fraksi dan Panitia Khusus (pansus) DPRD nantinya saat bekerja menyusun Raperda.

"Sesuai dengan amanat peraturan dan perundang-undangan, pada hari ini saya menyampaikan nota keuangan dan penjelasan atas rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022,” ujarnya.

Tingkatkan PAD, Erwin Minta Pemkab Evaluasi Perkebunan di Kabupaten Sambas

Fahrur Rofi mengatakan upaya tersebut sebagai usaha bersama, Pemda dan Legislatif dan diyakni bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sambas. Oleh karenanya, Wabup Fahrur Rofi berharap Perda yang dihasilkan kedepan akan menjadikan hidup masyarakat Kabupaten Sambas menjadi lebih sejahtera dan bermartabat sesuai dengan visi yang hendak dicapai.

“Sejalan dengan itu, penyusunan rancangan APBD ini telah berpedoman pada RKPD tahun 2022 yang sudah memperhatikan visi dan misi Bupati dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun 2022," katanya.

"Selain itu, ini juga sudah sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS tahun anggaran 2022 yang pada bulan september 2021 lalu telah disepakati bersama DPRD Kabupaten Sambas,” papar Fahrur Rofi.

Dia menegaskan, untuk rancangan APBD tahun anggaran 2022, perencanaan belanja daerah secara umum tetap konsisten untuk membiayai program-program prioritas pembangunan daerah.

Hal ini adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan Kabupaten Sambas.

Kata dia, pada RAPBD tahun anggaran 2022, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 1,76 Triliun.

"Apabila dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2021, maka secara umum pendapatan daerah pada tahun anggaran 2022 meningkat sebesar 26,99 milyar rupiah atau 1,55 persen dari 1,74 triliun rupiah, menjadi 1,76 triliun rupiah,” ungkap Wabup.

Adapun alokasi belanja daerah pada RAPBD Kabupaten Sambas tahun anggaran 2022 berjumlah Rp 1,75 triliun atau berkurang sebesar Rp 8,91 milyar atau 0,51 persen dari alokasi belanja pada APBD tahun anggaran 2021 yang dianggarkan sebesar Rp 1,76 triliun. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved