Pameran Temporer Kain Tradisional Sintang Sukses Digelar, Susana Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Pameran temporer resmi ditutup hari ini, Rabu 20 Oktober 2021 oleh Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikud Kabupaten Sintang, Susana Raguniaty.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, sukses menyelenggarakan Pameran Temporer Kain Tradisional Sintang, yang digelar di Museum Kapuas Raya, selama 10 hari. Pameran temporer resmi ditutup hari ini, Rabu 20 Oktober 2021 oleh Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikud Kabupaten Sintang, Susana Raguniaty. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, sukses menyelenggarakan Pameran Temporer Kain Tradisional Sintang, yang digelar di Museum Kapuas Raya, selama 10 hari.

Pameran temporer resmi ditutup hari ini, Rabu 20 Oktober 2021 oleh Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikud Kabupaten Sintang, Susana Raguniaty.

"Saya sangat senang dan bahagia, kegiatan pameran temporer kain tradisional sintang, dapat dilaksanakan dengan baik, aman dan kondusif," kata Susana.

Kecelakaan Renggut Nyawa Ketua BEM Unka Sintang, Rektor Antonius: Anaknya Sopan, Aktif di Organisasi

Pameran Temporer Kain Tradisional Sintang di Museum Kapuas Raya, digelar sejak 11 Oktober 2021 sampai dengan 20 Oktober 2021.

Selain memamerkan kain tenun tradisional temporer, diadakan pameran UMKM, Workshop kain tradisional, Talkshow pengaplikasian kain tradisional, lomba bakiak, nopen, hingga caksin.

"Kegiatan pameran ini merupakan salah satu kegiatan yang telah diprogramkan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan dengan tujuan memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan tradisional khususnya kain tradisional yang ada di kabupaten sintang," ujar Susana.

Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang

Susana berharap, melalui pameran ini dapat memperkenalkan warisan budaya kepada khalayak luas, khususnya generasi muda.

"Kain ini diperkenalkan pada masyarakat umum, maupun pelajar karena minimnya pengetahuan anak masa kini terhadap benda tradisional yang ada. Setelah mengenali, mengenali, nanti saya mengajak kedepan masyarakat luas dapat terus berusaha untuk memperkenalkan adat tradisional, mencintai dan terus melestarikan kebudayaan tersebut," ajaknya.

Susana menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kemendikbud melalui bantuanya yaitu dana alokasi khusus (DAK) non fisk museum dan taman budaya, sehinga kegiatan pameran ini dapat dilaksnakan dengan sukses.

Ratusan Orang Kunjungi Museum Kapuas Raya

Rangkaian Pameran Temporer Kain Tradisional yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, di Museum Kapuas Raya resmi berakhir. Selama 10 hari tersebut, total pengunjung yang tercatat mencapai 772 orang.

Sementara yang menyaksikan rangkaian kegiatan pameran dan perlombaan secara virtual tercatat sebanyak 1.538 orang.

"Jumlah pengUnjung pameran temporer kain tradisional sintang selama 10 hari sebanyak 772 orang, dan pengunjung virtual 1.538 orang yang berasal dari berbagai kalangan, pelajar serta masyarakat umum. Seluruh pengunjung telah memberikan perhatiannya kepada setiap koleksi yang dipamerkan," kata Kepala Seksi Cagar Budaya dan Museum pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Ipin Ernawati, Rabu 20 Oktober 2021.

Pameran Temporer Kain Tradisional Sintang di Museum Kapuas Raya, digelar sejak 11 Oktober 2021 sampai dengan 20 Oktober 2021.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved