Breaking News:

Pontianak Berada di PPKM Level 2, Edi Rusdi Kamtono Harap Ekonomi Masyarakat Tumbuh Kembali

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, setelah melewati masa-masa sulit terutama pada saat puncak pandemi Covid-19 di bulan Juni dan Juli

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
foto saat Anak-anak berolahraga di velodrome GOR Pangsuma Pontianak Kalimantan Barat. 

TRIBUN PONTIANAK. CO. ID, PONTIANAK - Berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedagri) terbaru nomor 54 tahun 2021
Kota Pontianak masih dalam katagori PPKM level 2.

Selain Kota Pontianak, untuk di Provinsi Kalimantan Barat terdapat tiga Kabupaten/Kota yang masih dinyatakan masuk katagori PPKM Level 2 yaitu Kabupaten Kayong Utara,  Kota Singkawang dan Kota Pontianak.  Sedangkan 11 Kabupaten/Kota lainnya PPKM level 3.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, setelah melewati masa-masa sulit terutama pada saat puncak pandemi Covid-19 di bulan Juni dan Juli 2021 lalu, kini kata dia, saatnya mulai pemulihan terhadap berbagai aktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Mapolresta Pontianak Terapkan Aplikasi PeduliLindungi pada Pengunjung dan Personel

Hal tersebut dikatakannya lantaran, hingga saat ini kasus Covid-19 di Kota Pontianak semakin menurun. Penurunan tersebut lanjut dia, tergambar dari jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak hanya sebanyak empat pasien saja. 

"Kemudian untuk tingkat hunian rumah sakit pasien konfirmasi positif Covid-19 jumlahnya juga sudah di bawah lima orang. Sementara capaian vaksinasi di Kota Pontianak sudah 61,4 persen," ujarnya usai menjadi narasumber dalam dialog bertemakan 'Pontianak Tangguh, Ekonomi Tumbuh' di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa 19 Oktober 2021.

"Kita optimis akhir Oktober 2021 target 70 persen vaksinasi bisa tercapai. Dan mita harapkan kasus Covid-19 tidak bertambah sehingga kita bisa menuju zona hijau," imbuhnya.

Meskipun pandemi belum berkahir, namun diharapkannya seluruh aktivitas berangsur pulih dan ekonomi tumbuh kembali sehingga roda perekonomian mulai bergerak kembali dan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak

"Masyarakat juga diharapkan tetap semangat dan tangguh dalam menjalani segala aktivitas. Hal itu menjadi modal dasar untuk lebih cepat lagi dalam melangkah menjadi kota yang lebih maju, " ujarnya.

Untuk mendukung itu, kata Edi, Pemerintah Kota Pontianak sudah memberikan kelonggaran dan mengizinkan sejumlah aktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dari kelonggaran yang diberikan tersebut diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan peluang untuk berusaha dan beraktivitas.

"Kita tetap fokus terhadap pelayanan dasar, kemudian menciptakan ruang-ruang publik agar ramai dikunjungi masyarakat," lanjutnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menyampaikan, indikator katagori level PPKM saat ini bukan hanya berdasarkan dari kasus covid-19, akan tetapi juga berdasarkan dari capaian  vaksinasi Covid-19. 

Akan tetapi diungkapkan Handanu jika dilihat dari kasus covid-19 di Kota Pontianak seharusnya sudah masuk pada PPKM level 2.

"Jika dilihat dari fasilitas maupun kapasitas respons kita sudah level 1. Kapasitas respons memadai , Positivisme rate dibawah angka satu dan BOR sekitar 4 persen. Namun untuk imunisasi masih 61 persen sehingga ditetapkan PPKM level 2," pungkasnya. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved