Breaking News:

Pengakuan Warga Sekitar Kantor Pinjol yang Digerebek, Setiap Hari Dengar Suara Ribut Menagih Hutang

Namun, dengan keributan yang ia dengar setiap hari dari dalam rumah itu, iapun menyadari bahwa rumah itu merupakan kantor Pinjaman online.

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Polisi menutup rumah yang dijadikan kantor pinjaman online di Gang Syukur 1, Jalan Veteran, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 16 Oktober 2021. Setidaknya ada 14 orang yang diamankan di kantor tersebut untuk dilakukan pemeriksaan oleh Polda Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Menjadi tempat beroprasinya perusahaan Pinjaman Online (Pinjol) dengan nama PT. Sumber Rejeki Digital, sebuah rumah di Gang Sukur 1, jalan veteran,kecamatan Pontianak Selatan di grebek Direktorat reserse kriminal umum Polda Kalbar pada jumat 15 oktober 2021.

14 orang karyawan beserta sejumlah komputer diamankan petugas kepolisian dalam penggrebekan itu.

Edi Hanto Halim, warga yang tinggal bersebelahan dengan kantor Pinjol itu mengatakan bahwa ia semula tidak mengetahui bahwa rumah dua tinggkat itu dijadikan kantor Pinjol.

Namun, dengan keributan yang ia dengar setiap hari dari dalam rumah itu, iapun menyadari bahwa rumah itu merupakan kantor Pinjaman online.

Penggrebekan Kantor Pinjol di Pontianak, Ketua RT Sebut Aktivitas Resahkan Warga dan Sangat Tertutup

Ia mengatakan keributan yang ia dengar berupa suara dari para karyawan yang mengeluarkan kata - kata bermakna menagih hutang.

Bahkan suara keributan dari dalam rumah pinjol itupun terdengar sampai jarak beberapa meter dari rumah itu.

''Sering saya, setiap hari, dengan suara ribut - ribut, marah - marah dari dalam, memang seperti orang menagih hutang, jadi kita curiga ini pinjaman online, karena kata - katanya itu memang seperti sedang menagih,''ungkapnya.

Selama hampir setahun beroprasi, dikatakanya karyawan Pinjol tersebut tidak pernah bersosialisasi dengan warga setempat.

Ia mengatakan bahwa sebagai warga merasa sangat terganggu dengan keributan itu, namun ia hanya bisa pasrah, dan ketika petugas kepolisian melakukan penegakan, iapun memberikan apresiasinya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved