Breaking News:

Dinkes Pontianak Buka Pelayanan Kesehatan Gratis, Ada Operasi Katarak Gratis

"Kuotanya diperuntukkan bagi 500 orang untuk pemeriksaan gratis dan pengobatan gratis," jelasnya, Sabtu 16 Oktober 2021.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau pelaksanaan baksos sekaligus memberi semangat bagi anak-anak yang mengikuti khitanan massal, di RSUD SSMA Kota Pontianak, Jalan Komyos Sudarso Pontianak Barat Kalimantan Barat, Sabtu 16 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak dan Hari Jadi ke-250 Kota Pontianak, RSUD SSMA menggelar berbagai kegiatan bakti sosial (baksos) bagi masyarakat. Diantaranya vaksinasi covid-19 dengan target 1000 orang, khitanan massal, pemasangan alat kontrasepsi KB jenis IUD, donor darah dan sebagainya.

Selain kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, bahwa pihaknya bekerjasama dengan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) juga akan menggelar pengobatan dan Pemeriksaan massal secara gratis di Pontianak Utara pada 17 Oktober 2021 besok.

"Kuotanya diperuntukkan bagi 500 orang untuk pemeriksaan gratis dan pengobatan gratis," jelasnya, Sabtu 16 Oktober 2021.

Selain itu, kata Handanu, juga ada Operasi katarak secara gratis dengan kuota 100 orang.

Sebagaimana Operasi katarak tersebut akan dilaunching pada 20-21 Oktober 2021 bertempat di Balai Kesehatan Gigi dan Mata Jalan Prof Dr Hamka Pontianak.

Sambut HUT ke-9 RSUD SSMA dan HUT ke-250 Kota Pontianak, Pemkot Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Handanu menerangkan, bahwa keseluruhan kegiatan baksos yang diselenggarakan tersebut sifatnya gratis. Oleh karena itu, pihaknya memprioritaskan masyarakat yang belum mempunyai jaminan kesehatan (BPJS) dan termasuk kategori masyarakat tidak mampu.

"Operasi katarak gratis ini diperuntukkan bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan dan termasuk warga tidak mampu. Kami bekerjasama dengan organisasi penyandang dana untuk membantu operasional peserta operasi katarak," katanya.

Karena masih dalam kondisi pandemi covid-19, maka setiap kegiatan baksos yang digelar tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan. Begitu pula pihak sudah mengantisipasi hal tersebut.

"Antisipasi kerumunan, nanti dari prosedur tetap akan memperhatikan protokol kesehatan mulai dari pembagian kartu dan lain sebagainya," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved