Breaking News:

PGRI Inventarisir Permasalahan Pendidikan di Kabupaten Sintang

Menurut Usman, ada berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Sintang, yang disoroti oleh PGRI. Pertama soal Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerj

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sintang, melaksanakan Konferensi Kerja Kabupaten (Konferkab) di Gedung PGRI. Konferkab tidak hanya diikuti oleh pengurus PGRI, tapi juga guru kontrak daerah dan honorer. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sintang, melaksanakan Konferensi Kerja Kabupaten (Konferkab) di Gedung PGRI Sintang.

Konferkab tidak hanya diikuti oleh pengurus PGRI, tapi juga guru kontrak daerah dan honorer.

Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Sintang, Usman Adi mengungkapkan Konferkab juga untuk mendiskusikan terkait permasalahan pendidikan di Kabupaten Sintang.

"Konferkab diisi dengan diskusi tentang permasalahan pendidikan di Kabupaten Sintang dan agenda pokok Konferkab yang lainnya. Hari ini juga diikuti perwakilan guru kontrak daerah dan honorer," kata Usman Adi, Jumat 15 Oktober 2021.

Plh Bupati Sintang Yosepha Hasnah Puji Hasil Pekerjaan TMMD Kodim Sintang

Menurut Usman, ada berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Sintang, yang disoroti oleh PGRI. Pertama soal Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

"Luar biasa, hiruk pikuk P3K ini, kawan-kawan ada yang merasa tidak puas," ungkapnya.

Persoalan kekurangan guru PNS juga disoroti. Ada pula soal pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

"Persoalan kekurangan guru PNS yang terjadi di semua sekolah, di kabuapten Sintang, bahkan di kota. Ini yang menyebabkan kepala sekolah terpaksa mengangkat guru honor, karena tidak cukupnya PNS. Selanjutnya masalah kondisi belajar di masa pandemi," ujar Usman.

Usman berharap, hasil dari diskusi konferkab ini dapat menghasilkan rekomendasi yang menyentuh persoalan pendidikan.

"Kami seluruh pengurus berharap, konrenzi PGRI kali ini akan menghasilkan rekomendasi yang menyentuh semua persoalan pendidikan, beserta solusi terbaik untuk pendidikan. Rekomendasi ini akan kami serahkan ke pemerintah. Kami harap ada solusi terbaik untuk persoalan pendidikan," harapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved