Breaking News:

Perawatan dan Penggantian Rantai Sepeda Motor, Konsumen Wajib Pahami

Hindari melumasi rantai menggunakan oli bekas atau oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan karena rantai akan cepat berkarat

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Rantai merupakan komponen penting pada motor tipe sport dan bebek, yang berfungsi sebagai penerus tenaga ke roda belakang, karenanya perlu mendapatkan perawatan rutin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Rantai merupakan salah satu komponen penting pada jenis motor bebek dan sport, yang berperan sebagai penggerak kendaraan.

Energi gerak motor yang dihasilkan dari kinerja mesin ke roda belakang terjadi berkat daya yang diteruskan oleh rantai.

Mengingat pentingnya fungsi rantai, maka konsumen wajib memperhatikan perawatannya sehingga bagian tersebut selalu dapat bekerja dengan baik.

Dengan begitu kinerja maksimalnya dapat mendukung kelancaran aktivitas berkendara penggunanya.

YAMAHA Luncurkan Motor Bebek Baru, Harganya Cuma Rp 12 Jutaan | Tampangnya Mirip Vega Force ?

”Rantai merupakan komponen penting pada motor tipe sport dan bebek, yang berfungsi sebagai penerus tenaga ke roda belakang, karenanya perlu mendapatkan perawatan rutin. Kondisi rantai yang aus akan mempengaruhi kinerja rantai. Untuk itu, Yamaha memberikan sejumlah poin perawatan yang bisa dilakukan konsumen, dan kondisi yang harus diperhatikan apabila perlu dilakukan penggantian komponen,” ungkap Riyadi Prihantono, Manager After Sales CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Adapun indikator rantai sudah tidak layak digunakan atau rusak adalah mengeluarkan suara yang berisik, permukaan rantai aus, rantai mudah kendur, tarikan motor terasa berat, tenaga motor tidak maksimal.

Livery Baru All New Aerox 155 Connected ABS, Simbol 6 Dekade Kejayaan Yamaha di Balap Dunia

Berikut panduan perawatan dan penggantian rantai sepeda motor dari Yamaha :

Perawatan rantai motor

1.Periksa kekencangan, kelancaran dan kondisi rantai serta gear rantai.

-Penyetelan rantai tidak boleh terlalu kencang ataupun longgar, kekencangan rantai harus dijaga agar tetap di batas yang sudah ditentukan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved