Vaksinasi Lintas Agama dari Muhammadiyah Disambut Antusias Masyarakat

Lebih lanjut dia sangat senang dengan program vaksin Covid-19 massal ini karena di sambut baik oleh masyarakat Kabupaten Sambas.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Tim Pimpinan Daerah Muhamadiyah Kabupaten Sambas dan Mentari Covid-19 saat memantau rencana lokasi pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19, lintas agama di kampus Politeknik Negeri Sambas. (Istimewa) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Distrik Menager, Mentari Covid-19 108 Kabupaten Sambas, Atang Abdullah mengatakan mereka bekerjasama dengan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah, Kabupaten Sambas menargetkan 5 Ribu warga Sambas bisa ikut Vaksin Covid-19.

Dijelaskan Atang, kegiatan itu adalah hasil kerjasama dari MKPU, Unsaid dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Dimana Sambas menjadi daerah pertama dilaksanakan vaksin Covid-19 Mentari Indonesia.

"Ini adalah kerjasama antara MPKU, Unsaid dan Kemenkes dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia," katanya, Kamis 14 Oktober 2021, di Politeknik Negeri Sambas.

Diungkapkan dia, vaksin Covid-19 lintas agama ini nantinya diikuti oleh lintas agama dan lintas suku di Kabupaten Sambas.

PGK Dukung Vaksinasi Lintas Agama dari PD Muhammadiyah Kabupaten Sambas

"Nantinya dari DAD, Chinese dan beberapa lagi yang lain sudah siap datang untuk ikut vaksin 18 Oktober nanti," jelasnya.

"Dimana pembukaannya di kampus Poltesa pada 18 Oktober mendatang. Yang hadir dari PP Muhammadiyah, USAID dan Kemenkes bisa hadir," tuturnya.

Lebih lanjut dia sangat senang dengan program vaksin Covid-19 massal ini karena di sambut baik oleh masyarakat Kabupaten Sambas.

Dan untuk yang hendak mendaftar kata dia, bisa datang lansung ke kantor PD Muhammadiyah Kabupaten Sambas, atau mendaftar melalui WhatsApp yang sudah di sebarkan oleh panitia.

"Kami sangat antusias dengan program ini karena ini di sambut baik oleh masyarakat Sambas. Dan Untuk pendaftaran nanti bisa datang langsung ke PDM, bisa juga lewat WhatsApp dan lain-lain," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved