Breaking News:

Tidak Miliki Komputer, Siswa SMPN 6 Belitang Hilir Lakukan Simulasi ANBK di Sekolah Lain

Kepala Sekolah SMPN 6 Belitang Hilir, Paulus Ako mengatakan, simulasi tersebut bertujuan untuk melatih para siswa bemengerjakan soal-soal dan mempersi

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sejumlah siswa kelas VIII, SMP Negeri 6 Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar laksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMP Negeri 1 Belitang Hilir, Sungai Ayak. Kabupaten Sekadau, Kalbar laksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMP Negeri 1 Belitang Hilir, Sungai Ayak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kendala minimnya komputer. Sebanyak 23 siswa kelas VIII, SMP Negeri 6 Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar laksanakan simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMP Negeri 1 Belitang Hilir, Sungai Ayak, Kamis 14 Oktober 2021.

Simulasi itu diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII SMPN 6 Belitang Hilir dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau No. 423.7/1637/ Disdik.02 Perihal Pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2021 yang menganjurkan tiap-tiap sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah Pertama untuk melaksanakan Simulasi ANBK, pada Senin 10 Oktober 2021 lalu.

Kepala Sekolah SMPN 6 Belitang Hilir, Paulus Ako mengatakan, simulasi tersebut bertujuan untuk melatih para siswa bemengerjakan soal-soal dan mempersiapkan mental siswa sebelum ANBK yang sesungguhnya, meskipun harus menumpang di SMP Negeri 1 Belitang Hilir.

‘’Kita pada prinsipnya siap mengadakan ANBK. Namun ada hal yang menjadi kendala kita adalah ketidaksediaan fasilitas komputer untuk melaksanakan asesmen ini," ujar Ako.

Diceritakan Ako, sebelumnya pihak sekolah sempat mendapatkan bantuan Crome Book untuk kegiatan belajar siswa. Tapi bantuan itu belum bisa dimanfaatkan sebagai sarana pelaksanaan simulasi ANBK.

Belum Nikmati Fasilitas Negara, Desa Tapang Perodah Sekadau Hulu Harap DPRD Wujudkan Aspirasi Rakyat

Kendala lainnya adalah kondisi di lingkungan sekolah yang belum memiliki akses internet, mempersulit pelaksanaan ANBK bagi para siswa tersebut.

Paulus Ako pun bersyukur di tengah kesulitan itu, masih ada sekolah yang mau meminjamkan fasilitas komputer bagi para anak didiknya. Sehingga dapat turut melaksanakan simulasi ANBK.

"Terima kasih saya sampaikan kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Belitang Hilir, Bapak Agustinus Heli Tri Kuswantoro, yang telah menyiapkan tempat dan fasilitas bagi sekolah kami untuk mengadakan simulasi ini. Saya berharap Pemerintah dapat memberikan bantuan komputer sebagai penunjang ANBK ini sehingga kami bisa melaksanakannya secara mandiri," harap Ako.

Harapan serupa juga disampaikan satu diantara siswa SMPN 6 Belitang Hilir, Levi. Ia berharap selanjutnya dapat terus mengikuti simulasi ANBK tentunya di sekolahnya sendiri.

"Kami sangat senang, kami bisa belajar komputer, belajar mengerjakan soal-soal. Semoga sekolah kami bisa memiliki komputer yang sama, jadi tidak perlu menumpang lagi," tandasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved