Breaking News:

Polsek Selakau dan Polsek Semparuk Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Dengan bermasker dan sudah divaksin maka masyarakat bisa bekerja, belajar, berolahraga

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Selakau
Kanit Sabhara Polsek Selakau, Aiptu Endro Susilo bagikan masker kepada warga, Kamis 14 Oktober 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.DI, SAMBAS -  Kanit Sabhara Polsek Selakau, Aiptu Endro Susilo yang bertugas sebagai piket Pawas beserta personel SPKT Polsek Selakau melaksanakan pembagian masker secara gratis, menyampaikan edukasi dan imbauan Covid - 19 kepada masyarakat di depan Mapolsek Selakau, Kamis 14 Oktober 2021.

"Polri bersama TNI dan Satgas Covid - 19 Kecamatan Selakau mengajak seluruh element masyarakat untuk menerapkan protokol kebiasaan baru dengan tetap menggunakan masker dan melakukan vaksinasi, sebagai bagian persiapan menuju tatanan kehidupan baru yang berdampingan dengan Covid-19", ujar Aiptu Endro Susilo.

Menggunakan masker dan melakukan vaksinasi, dua hal ini dianggap sebagai dua kunci utama untuk masyarakat bisa hidup berdampingan dengan Covid-19.

“Langkah transisi dan adaptasi mesti mulai kita persiapkan untuk era gaya hidup baru tersebut, yaitu gaya hidup sehat meski berdampingan dengan Covid-19,” jelasnya lagi.

Gencarkan Laksanakan Vaksinasi, Jamiril : 23,39 Persen Dosis Pertama dan 13,04 Persen Dosis Kedua

Ditambahkan oleh petugas kesehatan yang saat ini ditemui sembari mengedukasi masyarakat di Kecamatan Selakau, dirinya menjelaskan dengan melakukan vaksin dan menggunakan masker adalah satu paket ikhtiar setiap individu untuk bisa hidup sehat berdampingan dengan Covid-19.

“Dengan bermasker dan sudah divaksin maka masyarakat bisa bekerja, belajar, berolahraga, beribadah, dan melakukan berbagai kegiatan di mana saja dengan lebih aman,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk menerapkan hal ini agar berjalan sesuai rencana, pemerintah membutuhkan partisipasi masyarakat agar nantinya pandemi dapat dikendalikan. Masyarakat dapat berkontribusi menurunkan kondisi pandemi, utamanya dengan disiplin bermasker dan siap divaksin.

“Ini adalah upaya dari kita, oleh kita, dan untuk kita juga. Dengan ikhtiar ini, semoga dampak Covid-19 akan dapat ditekan dan kita tak perlu diberlakukan lagi darurat PPKM. Saat ini Kabupaten Sambas termasuk di dalam kategori level 3, dan mudah - mudahan dapat terus menurun," imbuhnya.

Vaksin Covid-19 adalah salah satu cara untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, dimana setidaknya 70 persen populasi dalam satu wilayah harus sudah divaksin.

Dengan masifnya program vaksinasi yang digalakkan pemerintah, maka masyarakat yang belum melakukan vaksin dhimbau untuk segera melakukannya untuk kehidupan yang lebih baik dan aman kedepannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved