Breaking News:

Tarung Derajat Dulang 2 Emas, KONI Sanggau Siapkan Bonus

Sebelumnya, pada tahun 2016 ia pun berhasil menyabet emas pada PON yang dilaksanakan di Jawa Barat.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Atlet Tarung Derajat Asal Kalbar Novianyanti yang berhasil meraih medali emas pada PON XX Papua, Selasa 12 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Medali emas kontingen Kalbar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua kembali bertambah, pada Selasa 12 Oktober 2021. Tak tanggung-tanggung, dua emas berhasil didulang atlet Kalbar melalui cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat.

Emas pertama berhasil diperoleh Novianyanti. Novianyanti yang turun pada kelas 50.1-54 Kg berhasil menang angka dari lawannya, atlet asal Jawa Barat (Jabar), Sri Nurhayati. Sedangkan, emas kedua didapat I Ageng Rizki Ariani di kelas 58,1-62 kg putri, yang mengalahkan lawannya dari Bali.

Dari awal pertandingan, Novi, sapaan akrabnya memang menerapkan strategi menyerang. Terbukti, serangan yang dilakukan baik pukulan maupun tendangan sehingga membuat lawan kewalahan.

Pada ronde pertama, lawan sempat mendapatkan hitungan dari wasit. Selanjutnya, ronde kedua, kembali petarung asal Jawa Barat itu mendapat hitungan. Hingga akhirnya Novi berhasil memperoleh kemenangan.

Setelah memastikan emas, Novi juga mengucap syukur atas raihan ini. Medali emas pada PON Papua ini merupakan emas keduanya pada ajang PON.

Sebelumnya, pada tahun 2016 ia pun berhasil menyabet emas pada PON yang dilaksanakan di Jawa Barat.

Novi sendiri sudah 4 kali berhasil mewakili Kalbar pada ajang PON, yakni pada tahun 2008 dimana ia berhasil menyumbangkan medali perak, PON 2012 ia tidak berhasil meraih medali, PON 2016 ia berhasil mendapat medali emas, dan PON XX Papua ini ia berhasil kembali mempertahankan emasnya.

Tarung Derajat Kalbar Berhasil Raih Medali 2 Emas dan 1 Perunggu di PON XX Papua

Medali emas yang berhasil diraihnya pada PON XX ini ia persembahkan untuk suami tercintanya yang merayakan ulang tahun ke-33, dan juga untuk putrinya yang masih berusia 4 tahun, yang sudah satu bulan ini ia tinggal untuk persiapan PON XX Papua.

"Emas ini saya persembahkan untuk suami yang berulang tahun, lalu putri saya, dan keluarga yang terus mendukung saya,'' tuturnya.

Persiapan PON XX ini diakuinya cukup sulit, dimana dalam persiapannya ia harus membagi waktu antara latihan dan keluarga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved