Breaking News:

PON XX Papua, Tarung Derajat Sumbang 2 Emas 1 Perunggu, Ini Sosok Dibalik Petarung Tangguh Kalbar

berbagai kendala tersebut dikatakan Dedi tidak lantas menurunkan semangatnya untuk memberikan pola latihan terbaik bagi para atlet tarung derajat.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Dedi Indarto, pelatih Tarung Derajat Kalimantan Barat yang berhasil mengantarkan atletnya meraih Medali pada PON XX Papua. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Saat ini Tarung derajat menjadi cabang olahraga dengan sumbangan medali emas terbanyak untuk Kalimantan Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Cabor tersebut berhasil menggondol dua emas yang diraih Novianyanti dan I Ageng Rizki Ariani dan satu medali lainnya disumbangkan Raihan Al Farizy yang berhasil meraih medali perunggu.

Keberhasilan 3 atlet tarung derajat Kalbar dalam mengukir prestasi gemilang pada pesta olahraga terakbar di Indonesia itu tentu tidak lepas dari peran pelatih mereka Dedi Indarto.

Ketelatenan, kesabaran, dan kerja keras pelatih yang akrab disapa Kang Dedi itu telah berhasil mengantarkan atlet tarung derahat Kalbar meraih pencapaian tertinggi di Pekan Olahraga Nasional.

Tarung Derajat Dulang 2 Emas, KONI Sanggau Siapkan Bonus

Sosok pelatih hebat itu dulunya juga merupakan atlet tarung derajat. Ia aktif bertarung pada dekade 80-an hingga 90-an. Berbagai kompetisi pun rutin diikutinya semasa aktif bertanding di medan laga.

Kang Dedi sapaannya berbagi cerita mengenai pengalamannya ketika melatih lima atlet tarung derajat yang berlaga pada PON Papua.

Sebelum menjalani pemusatan latihan yang diadakan KONI Kalbar selama hampir dua bulan, dituturkan Kang Dedi kelima atlet itu sudah lebih dulu digemblengnya selama berbulan-bulan di Kompleks Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak, dimana Masa penggemblengan berbulan-bulan itu dilakukan dengan biaya sendiri dan dengan peralatan seadanya.

"Kita latihan itu efektifnya dua bulan saja, yang diinapkan KONI itu kurang lebih 1 bulan 3 minggu. Itu yang diinapkan KONI di kost Anas Taksi. Pola latihannya kita menerapkan program latihan. Programnya itu terdiri dari persiapan umum, persiapan khusus, pra kompetisi, dan kompetisi. Itu mulai kita lakukan dari awal tahun 2021. Kalau persiapan mandiri dari tahun 2020," ujar Dedi, Rabu 13 Oktober 2021.

Sejumlah kendala diakui Kang Dedi kerap Ia temui selama melatih kelima atlet tersebut, diantaranya waktu persiapan yang terlalu singkat, sarana dan prasarana latihan yang kurang memadai, serta minimnya perhatian terhadap kesehatan atlet.

Namun, berbagai kendala tersebut dikatakan Dedi tidak lantas menurunkan semangatnya untuk memberikan pola latihan terbaik bagi para atlet tarung derajat.

"Banyak kendala. Sebagai contoh, kita lapor kesehatan atlet. Atlet cedera harus segera ditangani. Kita bawalah ke sinsang (red: sinse), pertama bisa kemudian tidak bisa lagi dengan alasan ini itu. Kemudian penginapan atlet yang waktunya cuma dua bulan sangat singkat sekali. Peralatan pun 3-4 bulan sebelum berangkat ke Papua baru kita didanai," tukasnya.

Prestasi apik yang diraih anak didiknya pada PON XX Papua ini pun tidak lantas membuat Kang Dedi jemawa. Ia menilai, pencapaian tersebut bukanlah karena perannya, melainkan buah dari kerja keras, kemauan tinggi, dan semangat berlatih para atlet. Sebagai pelatih, dirinya mengaku hanya membimbing dan mengarahkan.

Dedi menambahkan, pencapaian di PON XX Papua ini menjadi pelecut baginya untuk semakin memberikan pola latihan terbaik bagi para atlet tarung derajat Kalbar. Untuk itu, pada awal tahun 2022 mendatang, Ia berjanji akan mulai melakukan pembinaan agar atlet-atlet Kalbar dapat mengukir prestasi yang lebih baik lagi di ajang olahraga nasional.

"Untuk jangka panjang, insyallah awal tahun depan kita akan mulai latihan lagi untuk persiapan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) dan persiapan PON 2024. Mudah-mudahan ini bisa berjalan baik," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved