Breaking News:

Macam-macam Puasa Sunnah dan Waktu Melaksanakannya

“Dari Jubair bin Nufair bahwa Aisyah ra. berkata, bahwa Nabi SAW memilih berpuasa hari Senin dan Kamis". (HR. An-Nasa'i)

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Macam-macam Puasa Sunnah dan Waktu Melaksanakannya 

Rasul SAW bersabda: "Dari Abi Hurairah ra., ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,”Seutamautama puasa sesudah Ramadhan ialah puasa pada bulan Allah, Muharram". (HR. Muslim)

7. Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa pada tengah bulan.

Waktu melaksanakannya adalah setiap tanggal 13, 14 dan 15 bulan Qamariah.

Puasa ini biasa disebut juga puasa putih karena pada tanggal-tanggal tersebut bulan bersinar penuh, atau hampir penuh, tidak terhalangi oleh bayangan bumi, sehingga bumi menjadi terang.

Dari Abu Zar ra., Rasulullah Saw. bersabda kepadanya:

”Hai Abu Dzar, jika engkau hendak puasa tiga hari dalam satu bulan, hendaklah engkau puasa tanggal 13, 14, dan 15. " (HR. Ahmad dan An-Nasa‟i).

Dari Ibnu Milhan al-Qaisiy, dari ayahnya, ia berkata:

Rasulullah menyuruh kami berpuasa pada malam-malam putih, yaitu tanggal 13, 14, dan 15, dan beliau bersabda: Itulah puasa (yang sama dengan puasa) sepanjang tahun”. (HR. Abu Dawud)

Dalam hadis lain, dari Abu Hurairah: Artinya: “Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati yaitu: berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan shalat Dhuha, dan mengerjakan
shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari)

Sumber: Buku Fiqh Kelas VIII

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved