Breaking News:

KSP Moeldoko Penuhi Panggilan Mabes Polri, Buntut Kasus Tuduhan Bisnis Ivermectin

Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Kepala Staf Kepresidenan RI Jendral TNI (Purn) Dr. Moeldoko 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jenderal TNI Dr. H. Moeldoko, S.I.P. merupakan tokoh militer Indonesia.

Pria kelahiran 8 Juli 1957 ini sekarang menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Indonesia sejak 17 Januari 2018 pada Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pada 23 Oktober 2019, ia ditunjuk kembali menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Moeldoko pernah menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015.

Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.

Moeldoko Berikan Invermectin Kepada Pemerintah Singkawang Bengkayang dan Sambas

Pada Selasa 12 Oktober 2021, KSP Moeldoko memenuhi panggilan polisi untuk pemeriksaan terkait kasus pencemaran nama baik dirinya atas tudingan ICW soal bisnis Ivermectin.

Setelah selesai diperiksa di Bareskrim Polri, Moeldoko mengaku dicecar 20 pertanyaan terkait laporan yang ia buat.

Moeldoko mengaku ditanyai soal barang bukti, kronologi dugaan pencemaran nama baik, dan penghinaan oleh dua peneliti ICW.

Peneliti ICW tersebut adalah yakni Egi Primayoga dan Miftahul Huda.

Pemkot Pontianak Terima Batuan Obat Invermectin dari HKTI, Bahasan: Prioritas yang Terpapar Covid-19

"Saya memenuhi panggilan dalam rangka selaku saksi pelapor, ada kurang lebih 20 pertanyaan yang disampaikan tadi."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved