Breaking News:

Lawan Covid19

5 Hal Penting Bisa Jadi Acuan Masyarakat untuk Pelaksanaan Acara Keagamaan dan Acara Besar Lainnya

Keempat, penempatan spanduk, baliho maupun dari pemandu acara atau MC agar selalu mengingatkan soal disiplin protokol Kesehatan.

Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
dr Reisa Broto Asmoro. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) memberikan catatan penting terkait pelaksanaan acara-acara besar, termasuk acara keagamaan.

Satgas mengambil contoh pelaksanan upacara ngaben atau Pelebon Ida Nabe Gede Dwija Ngenjung tokoh pariwisata terkenal Bali yang dilakukan di Sanur.

Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan ada 5 catatan penting yang bisa menjadi acuan bagi masyarakat.

Pertama, persiapkan acara secara matang dan jauh-jauh hari.

Tujuannya agar Satgas, aparat keamanan, dan warga setempat dapat terlibat penuh untuk mengantisipasi titik lengah.

Termasuk jika ada masyarakat yang menonton dari jauh, yang sangat memungkinkan menyebabkan terjadinya kerumunan.

Bali Buka Penerbangan Internasional Kamis 14 Oktober 2021! Ini Aturan Bagi Wisatawan

Kedua, memastikan test atau screening dilakukan kepada panitia maupun semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“Hanya yang sehat dan sudah divaksinasi yang boleh terlibat jadi syarat penting acara keagamaan,” ujar Reisa pada konferensi pers terkait perkembangan penangan covid, Rabu 13 Oktober 2021.

Ketiga, pemberlakuan QR scan di pintu masuk, fasilitas cuci tangan, hingga wajib masker.

Keempat, penempatan spanduk, baliho maupun dari pemandu acara atau MC agar selalu mengingatkan soal disiplin protokol Kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved