Breaking News:

Khazanah Islam

Niat Puasa Nazar dan Tata Cara Melaksanakannya, Apa Hukum Puasa Nazar?

"dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah)”.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi - Puasa Nazar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Nazar artinya menjadikan sesuatu dari yang tidak wajib menjadi wajib, atau ikatan janji yang diperintahkan untuk melaksanakannya.

Jadi, puasa nazar adalah puasa yang telah dijanjikan oleh seseorang karena mendapatkan sesuatu kebaikan.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran surah al Hajj ayat 29:

"dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah)”.

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis dan Doa Buka Puasa di Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW

Hukum puasa nazar adalah wajib.

Dengan demikian, jika yang bernazar tidak melaksanakan puasa maka ia akan berdosa.

Puasa nazar dilakukan karena seseorang telah berjanji akan berpuasa jika ia mendapatkan sesuatu yang menggembirakan (kebaikan).

Misalnya, jika saya naik kelas maka saya akan berpuasa selama tiga hari.

Pada dasarnya puasa ini bukan puasa wajib, tetapi karena sudah dinazarkan maka menunaikannya adalah wajib.

Rasulullah SAW bersabda:

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved