Breaking News:

Kadis PMPD Sintang Beberkan Sejumlah Fakta Rangkaian Pilkades Serentak 2021

Menurut Roni, untuk melaksanakan Pilkades Serentak, Bupati Sintang sudah membentuk Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang dan diikuti dengan pembe

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten, Sintang Herkolanus Roni. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten, Sintang Herkolanus Roni membeberkan sejumlah fakta seluruh proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Sintang. Saat ini, tahapan Pilkades memasuki masa akhir akhir yaitu Pembekalan Bagi 287 Kepala Desa Terpilih Tahun 2021 di Gedung Pancasila pada Senin, 11 Oktober 2021.

"Pembekalan digelar dua hari. Ini merupakan rangkaian terakhir dalam seluruh proses Pilkades Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Sintang," ungkap Roni, Selasa, 12 Oktober 2021.

Menurut Roni, untuk melaksanakan Pilkades Serentak, Bupati Sintang sudah membentuk Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang dan diikuti dengan pembentukan panitia pemilihan tingkat kecamatan dan desa. Di tingkat kabupaten, Pemkab Sintang sudah melibatkan Kepolisian, Kejaksaan, TNI dan Universitas Kapuas.

Dialog Bersama Pemuda Sintang, Christiandy Soroti Masalah Gas Elpiji Hingga Sembako

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sintang, hingga tahap akhir yaitu pembekalan kades terpilih di Gedung Pancasila ini," kata Roni.

Diungkapkan Roni semula ada 296 desa di 14 kecamatan yang akan mengikuti Pilkades serentak. Namun, sebanyak 5 desa mengalami penundaan pelaksanaan pilkades, ke tahun 2022 yakni desa Jantang Kecamatan Dedai, Desa Pauh Benua Kecamatan Sepauk, Desa Limau Bakti Kecamatan Sepauk, Desa Bongkong Baru Kecamatan Sepauk, dan Desa Binjai Hulu Kecamatan Binjai Hulu.

"Sehingga total keseluruhan desa yang melaksanakan pilkades tahun 2021 berjumlah 291 desa. Sebanyak 1.023 orang calon kades yang berpartisipasi dalam pemilihan pilkades tahun 2021," kata Roni.

Dalam tahapan penjaringan, terdapat 28 desa dengan bakal calon kades yang memenuhi persyaratan lebih dari 5 orang. Kemudian, dilakukan seleksi tambahan lagi bakal calon kades tersebut yang dilaksanakan pada 28 April 2021 di Universitas Kapuas Sintang dan diikuti oleh 188 orang peserta.

Panitia Seleksi Tambahan telah mengumumkan sebanyak 140 orang bakal claon kades lulus ujian tertulis, dalam seleksi tambahan yang diadakan dan selanjutnya ditetapkan sebagai calon kades. Pemungutan suara yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Juni 2021.

"Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Sintang telah memfasilitasi sebanyak 20 desa yang mengajukan keberatan terhadap hasil pilkades serentak tahun 2021. Dari 20 desa tersebut, ada 2 desa yang melanjutkan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Pontianak yaitu Desa Tanjung Lalau Kecamatan Kayan Hulu dan Desa Nanga Merpak Kecamatan Ketungau Hilir," ungkap Roni.

Dari 291 desa yang direncanakan mengikuti Pilkades Tahun 2021, terdapat satu desa mengalami penundaan pilkades ke tahun 2022 yaitu Desa Pudau Bersatu Kecamatan Tempunak.

Saat pelantikan kades terpilih hasil Pilkades Serentak di Kabupaten Sintang Tahun 2021 sudah dilaksanakan pada Kamis, 7 Oktober 2021 di Indoor Apang Semangai.

Yospeha Hasnah Putuskan Sintang Status Tanggap Darurat Bantingsor

Sebanyak 287 orang Kepala Desa terpilih sudah dilantik sebagai kepala desa. Ada satu orang kepala desa terpilih yang mengalami penundaan pelantikan dikarenakan terpapar virus corona berdasarkan hasil tes swab antigen. Selanjutnya akan dijadwalkan pelantikan ulang pada kemudian hari.

Secara keseluruhan, tahapan demi tahapan, pelaksanaan pilkades tahun 2021 telah dilaksanakan dengan baik dan lancar, sampai dengan acara pembekalan bagi kades terpilih diikuti 287 kades.

“Ini merupakan bentuk sinergisitas antara pemerintahan desa dengan OPD terkait dalam upaya memastikan jalanya pemerintahan desa berjalan dengan baik. Pembekalan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman bagi kades yang baru dilantik terkait tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik dan menentukan arah kebijakan pembangunan di desa kedepan," harap Roni. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved