Breaking News:

Pola Hidup Sehat

6 GEJALA Diabetes Pada Laki - Laki, Kenali Warna Kencing Penderita Diabetes !

Memang, pada pria yang mengalami diabetes, gejala umum diabetes seperti sering buang air kecil, sering haus, sering lapar.....

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
GEJALA Diabetes Pada Laki - Laki. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Memang, pada pria yang mengalami diabetes, gejala umum diabetes seperti sering buang air kecil, sering haus, sering lapar, tubuh sering lelah dan lemas, serta kesemutan di tangan dan kaki juga akan muncul.

Namun, ada kondisi khas yang sering menjadi gejala diabetes pada pria, yaitu menurunnya performa seksual.

Apa saja efek diabetes pada pria terkait dengan penurunan performa seksual?

1. Impotensi atau disfungsi ereksi

Tahukah Anda jika 35-75% pria dengan diabetes, pernah mengalami impotensi?

Tingginya kadar gula darah juga membuat penderita diabetes berisiko mengalami impotensi dini 10-15 tahun lebih cepat.

8 MANFAAT Buah Tin untuk Kesehatan, Obat Diabetes Sembelit Hingga Penyakit Kronis

Mekanisme terjadinya impotensi sebagai gejala kencing manis pada pria memang cukup rumit untuk ditelaah.

Namun, kondisi ini dinilai berhubungan dengan rusaknya saraf, pembuluh darah, serta fungsi otot yang berperan dalam proses ereksi akibat tingginya kadar gula darah di tubuh.

Kerusakan organ-organ tersebut membuat penis susah ereksi, meski memiliki libido atau gairah untuk berhubungan seksual.

2. Penurunan libido

Menurunnya gairah seksual, atau penurunan libido biasanya terjadi pada pria yang sudah berusia lanjut.

Akan tetapi, pria dengan diabetes, terutama diabetes tipe 2, membuat mereka berisiko lebih cepat mengalaminya.

Risiko penurunan libido juga akan meningkat apabila diabetes yang dialami, disertai dengan kondisi kelebihan berat badan.

Turunnya libido, berhubungan dengan menurunnya kadar hormon testosteron di tubuh.

Selain memengaruhi performa seksual, penurunan produksi hormon ini juga akan menyebabkan gangguan lain.

Misalnya, tubuh menjadi lemas, suasana hati tidak menentu, dan ereksi yang dialami menjadi lemah.

INI MAKANAN yang Tidak Boleh Dimakan Saat Haid, Tidak Haid Selama 3 Bulan Apakah Berbahaya?

3. Ejakulasi retrograde

Pria dengan diabetes juga dapat mengalami ejakulasi retrograde (retrograde ejaculation), yaitu kondisi ketika air mani yang dikeluarkan, malah masuk ke dalam kandung kemih.

Gejala yang dapat dirasakan adalah air mani terasa lebih sedikit saat ejakulasi.

Kondisi ini bisa terjadi karena diabetes yang dialami pria, sudah merusak saraf pada kandung kemih.

Selain berpengaruh pada performa seksual, air mani yang kembali masuk ke kandung kemih juga dapat menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan.

4. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih terjadi apabila saluran yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih, mengalami peradangan atau infeksi.

Pada pria yang terkena diabetes, banyaknya gula yang terkandung pada air seni, membuat bakteri penyebab infeksi lebih mudah berkembang.

5. Infeksi jamur pada penis

Infeksi jamur pada penis juga dapat muncul pada pria yang menderita diabetes.

Hal ini disebabkan oleh kelebihan gula dalam darah yang masuk ke urine.

Gula berlebih tersebut kemudian menjadi makanan bagi jamur untuk tumbuh subur.

Ciri infeksi jamur pada penis pria yang menderita diabetes bisa berupa kemerahan, bengkak, dan gatal pada kepala penis, timbul bau tidak sedap, muncul gumpalan berwarna putih pada kulit penis, dan timbul rasa nyeri dan tidak nyaman saat melakukan hubungan seksual.

3 PENYEBAB Kolesterol Tinggi Pada Wanita, Ini Ciri Kolesterol Tinggi Wanita & Cara Mengatasinya

6. Kerusakan sistem saraf otonom

Diabetes dapat membahayakan sistem saraf otonom (ANS), yaitu sistem yang mengendalikan pelebaran atau penyempitan pembuluh darah, dan menyebabkan masalah seksual.

Pembuluh darah yang rusak oleh diabetes dapat memperlambat aliran darah ke penis.

Kerusakan pembuluh darah dan saraf di penis akibat diabetes, dapat menyebabkan terjadinya impotensi.

Warna Urin Penderita Diabetes

Urine jernih bisa juga menjadi pertanda penyakit diabetes, terutama jika urine berjumlah banyak dan jernih.

Diabetes terjadi ketika tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah (glukosa) dan oleh karena itu tidak dapat menggunakan gula dengan benar untuk energi.

Penderita diabetes sering kali mengalami rasa haus yang berlebihan dan merasa ingin sering kencing.

Buang air kecil berlebih berasal dari ginjal yang mencoba membuang gula dan cairan ekstra.

Tanpa pengobatan, diabetes bisa mengancam nyawa.

Namun, dokter dapat dengan mudah mendiagnosisnya dengan tes darah, dan ada banyak pilihan pengobatan.

Urine jernih bisa juga menjadi pertanda penyakit diabetes, terutama jika urine berjumlah banyak dan jernih.

Diabetes terjadi ketika tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah (glukosa) dan oleh karena itu tidak dapat menggunakan gula dengan benar untuk energi.

Penderita diabetes sering kali mengalami rasa haus yang berlebihan dan merasa ingin sering kencing.

Buang air kecil berlebih berasal dari ginjal yang mencoba membuang gula dan cairan ekstra.

Tanpa pengobatan, diabetes bisa mengancam nyawa.

Namun, dokter dapat dengan mudah mendiagnosisnya dengan tes darah, dan ada banyak pilihan pengobatan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved