Breaking News:

Gelar Pertemuan, DAD Kalbar Tegaskan Tidak Ada Masalah Dengan Credit Union di Kalbar

Ketua Dewan Adat Dayak Kabar Jakeus Sinyor mengatakan kondisi CU yang ada di Kalbar saat ini baik - baik saja, dan seluruh kegiatan CU masih berjalan

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, cendekiawan, serta organisasi masyarakat dan kepemudaan yang ada di Kalimantan Barat, di rumah Betang Pontianak yang berada di jalan Letjen Sutoyo Pontianak membahas terkait isu yang menerpa Credit Union di Kalimantan Barat, Senin 11 Oktober 2021. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menyikapi isu yang menerpa Credit Union di Kalimantan Barat saat ini, Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, cendekiawan, serta organisasi masyarakat dan kepemudaan yang ada di Kalimantan Barat, senin 11 oktober 2021 di rumah Betang Pontianak yang berada di jalan Letjen Sutoyo Pontianak.

Pada kesempatan ini, Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat menghimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat khususnya yang menjadi anggota Credit Union untuk tetap tenang menyikapi isu terkait Credit Union saat ini.

Ketua Dewan Adat Dayak Kabar Jakeus Sinyor mengatakan kondisi CU yang ada di Kalbar saat ini baik - baik saja, dan seluruh kegiatan CU masih berjalan sebagaimana mestinya tidak ada masalah apapun, oleh sebab itu ia menghimbau masyarakat untuk tenang dan tidak khawatir terhadap CU yang ada di Kalbar.

''kami selaku lembaga Dewan Adat Dayak mendapat informasi bahwa banyak masyarakat yang resah, oleh sebab itu saya selaku Ketua Umum DAD Kalbar mengundang berbagai ormas, termasuk cendekiawan Kalbar untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, dan saya harap masyarakat jangan resah dan terprovokasi, semua baik - baik saja, tidak ada masalah,'' Ujar Jakeus Sinyor, Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat, senin 11 oktober 2021.

Karolin Margret Natasa Ajak Semua Pihak Dukung Gerakan Kemandirian Ekonomi Rakyat yang Dilakukan CU

Kemudian, Marselus Sunardi selaku Ketua Federasi Nasional Credit Union Indonesia menyampaikan bahwa dari kontrol dan pengawasan yang dilakukannya terhadap seluruh CU di kalbar, tidak ada permasalahan apapun terhadap CU, kondisi CU di Kalbar baik - baik saja dan tidak ada aturan yang dilanggar oleh CU.

"kami bangga bahwa CU bisa menjadi bagian dari Koperasi dan bersinergi dalam upaya Pemerintah mensejahterahkan masyarakat, dan di Kalbar CU yang berjumlah lebih dari 30 CU sangat berhasil, terutama menjangkau masyarakat yang berada di pelosok Kalbar,''

"terhadap kegiatan CU itu, sejauh dari kontrol kami, tidak ada yang menyimpang dari peraturan yang ada, semua memenuhi regulasi dari pemerintah, terutama melalui dari kementrian koperasi, dalam hal ini berdasarkan Undang - Undang nomor 25 tahun 1992 tentang Koperasi, dan peraturan turunannya, sudah dilaksanakan oleh CU yang ada di Kalbar sudah lengkap dan sesuai peraturan yang berlaku,"paparnya.

oleh karena itu, ia menegaskan bahwa CU murni melayani para anggotanya dan tidak ada hal yang bertentangan dengan prinsip - prinsip koperasi, semua yang dilakukan merupakan upaya mendukung pemerintah mensejahterahkan masyarakat.

Lalu, Paulus Florus selaku Penasehat CU Lantang Tipo yang juga merupakan Fasilitator CU Indonesia juga menghimbau kepada seluruh anggota CU di Kalbar untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi yang menyesatkan.

''kami tegaskan CU di kalbar ini aman, dan tidak ada masalah, apa yang diminta oleh Kepolisian dalam hal ini dari Polda Kalbar untuk diurus khusus di Lantang Tipo saat ini sudah di urus dan sudah diproses, dan bahkan dengan PPATK sudah ada tertuang kerja sama pelaporan saksi keuangannya, dan izin trasfer dan izin usaha yang mirip asuransi sedang diurus," ujarnya menjelaskan. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved