Breaking News:

Empat Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Ketapang Dilantik

Kemudian Junaidi Firrawan, yang dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Ketapang.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Ketapang Martin Rantan melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang pada Jumat 8 Oktober 2021.

Pelantikan dilakukan di ruang utama Kantor Bupati Ketapang yang dihadiri Wakil Bupati, Sekda, Asisten, dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Ketapang.

Empat pejabat eselon II yang dilantik adalah Adi Mulia. Ia dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ketapang.

Kemudian Junaidi Firrawan, yang dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Ketapang.

Ada juga Andreas Hardi, dilantik menjadi Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Ketapang.

Serta Yunifar Purwantoro, yang resmi menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang.

Dalam kesempatannya, Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan jabatan yang diemban ini adalah amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

DPC Partai Gerindra Ketapang Gelar Vaksinasi Covid-19 ke Ratusan Santri 

"Tunjukkan kinerja terbaik, dedikasi dan loyalitas dalam bekerja untuk membangun Ketapang lebih baik,” kata Martin usai pelantikan.

Menurut Martin, dilantiknya empat pejabat tersebut telah melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku dan telah mendapatkan rekomendasi dari KASN.

"Pengisian pejabat tinggi pratama dilakukan dengan cara seleksi terbuka dengan menerapkan transparansi, objektif, kompetitif serta menghindari hal-hal yang melanggar prinsip-prinsip dalam tahapan seleksi jabatan,” tegasnya.

“Saya meminta kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Ketapang untuk menjalankan tugasnya masing-masing dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” timpalnya.

Martin menilai, ASN tidak hanya bekerja, tapi juga perlu menyampaikan capaian kinerja kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa tahu dan bisa menerima manfaatnya.

"Oleh karena itu, perlu mengemas informasi yang menarik sebelum disampaikan kepada masyarakat, sehingga informasi bisa diterima dengan baik oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved