XI Jinping Pastikan China Bakal Rebut Taiwan, Tiongkok Pilih ‘Jalan Damai’ ke Taipei ?

Sejauh ini, China atau Tiongkok memang tetap memandang ‘negara’ pulau yang kini dipimpin presiden wanite Tsai Ing-Wen itu sebagai wilayahnya.

Editor: Ishak
NOEL CELIS/AFP
Presiden China Xi Jinping saat berpidato dalam perayaan 110 tahun revolusi Xinhai yang meruntuhkan Dinasti Qing beberapa waktu lalu 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - China bersikukuh Taiwan akan menjadi bagiannya.

Terbaru, Presiden China Xi Jinping kembali membicarakan ‘reunifikasi’ atau penyatuan Taiwan dalam kekuasaan China

China atau yang dikenal juga dengan nama lain di Indonesia sebagai Tiongkok itu, yakin Taiwan atau Taipei akan sepenuhnya dikuasai

Xi Jinping pada Sabtu 9 Oktober 2021 menyatakan, penyatuan kembali dengan Taiwan secara damai akan dan bisa diwujudkan.

KAPAL Selam Nuklir AS Jalankan Operasi di Laut China Selatan, Rusak Usai Hamtan Objek Tak Dikenal

Pernyataan Xi Jinping dilontarkan beberapa hari setelah pesawat tempur China membuat rekor inkursi ke zona pertahanan udara Taiwan, pulau yang diperintah secara demokratis dalam beberapa dekade terakhir.

Taiwan memang tidak pernah secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan, dan hidup di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh China.

Sejauh ini, China atau Tiongkok memang memandang ‘negara’ pulau yang kini dipimpin presiden wanite Tsai Ing-Wen itu sebagai wilayahnya.

China juga bertekad dan berjanji suatu hari nanti akan merebut Taiwan atau Taiper, dengan paksa jika perlu.

TAIWAN Vs CHINA Bertempur, Perang Dunia III Diprediksi Bakal Pecah | Faktor AUKUS Vs Tiongkok

"Mewujudkan reunifikasi nasional dengan cara damai paling baik melayani kepentingan bangsa secara keseluruhan, termasuk saudara-saudara kita di Taiwan," kata Xi Jinping dalam pidato peringatan 110 tahun revolusi Xinhai yang mengakhiri ribuan tahun pemerintahan kekaisaran dan mengarah pada berdirinya Republik China sebagaimana dirangkum dari laman Kompas.com Minggu 10 Oktober 2021.

"Kemerdekaan Taiwan adalah hambatan terbesar bagi penyatuan kembali tanah air dan bahaya tersembunyi yang serius," lanjut Presiden China Xi Jinping memperingatkan, dikutip dari laman berita Internasional Kompas.com yang merangkum dari laman AFP.

CHINA Serang Taiwan, Amerika Serikat Panik & Bocor Percakapan Biden dengan Presiden Xi Jinping

Sebuah potret besar Dr Sun Yat-sen, doktor berpendidikan Barat yang memimpin revolusi 1911 yang menggulingkan kekaisaran Qing, menjulang di atas panggung saat Xi Jinping berbicara.

Dr Sun Yat-sen mendirikan Republik China, yang masih menjadi nama resmi Taiwan, lokasi Nasionalis yang kalah melarikan diri setelah pasukan Komunis Mao Zedong memenangi perang saudara pada 1949 dan mendirikan Republik Rakyat China modern saat ini. (*)

Materi di artikel ini juga telah tayang di Kompas.com dengan judul "Xi Jinping: China Akan Rebut Taiwan secara Damai dan Bakal Terwujud"

(Update informasi lain seputar berita Internasional di sini)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved