Breaking News:

Pemkot Singkawang Revitalisasi SDN 23 dan SMPN 4, Kadisdik Paparkan Tujuannya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi mengatakan, pengadaan fasilitas pendidikan, khususnya revitalisasi kedua sekolah

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Kurnia
Sejumlah pekerja revitalisasi SDN 23 Singkawang tengah bekerja. Minggu 10 Oktober 2021. /Rizki Kurnia 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Dana program PEN sebesar Rp 50 miliar yang diterima Pemerintah Kota Singkawang dari Pemerintah Pusat melalui PT. SMI digunakan untuk keperluan di bidang pendidikan.

Sejumlah dana tersebut diperuntukan untuk memenuhi revitalisasi gedung SDN 23 Singkawang, revitalisasi gedung SMPN 4 Singkawang, pengadaan meubelair SD dan SMP se-Kota Singkawang, serta pengadaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan multimedi SD dan SMP se-Kota Singkawang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi mengatakan, pengadaan fasilitas pendidikan, khususnya revitalisasi kedua sekolah tersebut merupakan wujud komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang.

Revitalisasi dua sekolah ini, lanjutnya, merealisasikan amanah UU Sistem pendidikan Nasional akan menjadi sekolah rujukan sekaligus percontohan baik untuk pengembangan SDM pendidik dan tenaga kependidikan kedepannya.

Wagub Ria Norsan Hadiri Pelantikan Pengurus KORMI Kota Singkawang

Sekolah unggulan yang memenuhi delapan standar pendidikan UU 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, terutama jenjang sekolah yang berada dibawah kewenangan Pemerintah kota/kabupaten.

"Sehingga revitalisasi sekolah sekolah ini nantinya menjadi pilot project bagi sekolah-sekolah lainya di Singkawang karena kota Singkawang sebagai destinasi wisata dan sekaligus salah satu daerah sebagai barometer pelaksaaan pendidikan di Kalbar sudah sepantasnya ditunjang adanya sekolah unggulan," ujar Asmadi, Minggu 10 Oktober 2021.

Sekolah unggulan ini, Asmadi harapkan menjadi rujukan sekolah-sekolah lainnya di Kota Singkawang, mulai studi banding guru, siswa maupun rujukan sekolah baik di Singkawang, Kalbar bahkan nasional.

Sehingga akan memiliki multi efek bagi wisata dan perdagangan Singkawang. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved