Breaking News:

Event Olahraga di Daerah PPKM Level 2 dan 3, Harisson Tegaskan Harus Ikuti Aturan & Ketat Prokes 

Dalam aturan tersebut disebutkan bagwa seluruh pemain, ofisial, kru media dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi untuk melakuka

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson saat diwawancarai awak media di Ibis Hotel Pontianak, Sabtu 14 Agustus 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan event olahraga pada daerah PPKM level dua dan tiga diperbolehkan untuk dilaksanakan. Dengan berbagai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Adapun yang perlu digaris bawahi adalah ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 48 tahun 2021. 

Dalam aturan tersebut disebutkan bagwa seluruh pemain, ofisial, kru media dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi untuk melakukan screening terhadap orang luar yang ingin masuk pada tempat pelaksanaan kompetisi.

Penjelasan Kadisporapar Kalbar Terkait Liga 3 Tak Dibolehkan Ada Penonton dan Suporter

Lalu pelaksanaan kompetisi juga tidak diperbolehkan untuk menerima penonton langsung di stadion

“Kegiatan menonton bersama oleh suporter juga tidak diperbolehkan. Tetapi jika suporter memaksa untuk masuk ke dalam stadion maka pertandingan pasti akan dihentikan,”ujarnya,

Sebab dikatakan Harisson memang akan membahayakan pada penularan Covid-19. Seluruh pemain, ofisial, kru media dan staf pendukung yang hadir dalam event olahraga juga wajib sudah memperoleh vaksinasi Covid-19 dosis kedua. 

Lalu pada satu hari sebelum pelaksanaan kompetisi harus menunjukkan tes PCR negatif. Kemudian pada saat pertandingan harus atau wajib antigen negatif. 

“Kompetisi olahraga saat pandemi memang harus sangat ketat Jika kita ingin mendukung event olahraga untuk atlet berprestasi tidak perlu menonton di stadion, biarkan mereka bertanding, suporter bisa menonton dari rumah masing-masing,”ajaknya.

Selain itu, nobar juga tidak di perbolehkan sesuai dengan aturan yabg dituangkan dalam intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 48 tahun 2021. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved