DPRD Sambas Ajak Masyarakat Tetap Patuhi Prokes Covid-19

Namun demikian kata dia, bukan berarti nantinya masyarakat bisa lansung abai dengan protokol kesehatan Covid-19. Kata dia, seluruh masyarakat mesti te

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Ketua DPRD dari fraksi PDI-P Ferdinan Syolihin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Ferdinan Syolihin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Tebas mengatakan vaksinasi Covid-19 adalah salah satu upaya pemerintah daerah Kabupaten Sambas untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ini adalah sebagai upaya kita dalam melakukan penanggulangan Pandemi Covid 19, khususnya di Kabupaten Sambas," ujarnya, Minggu 10 Oktober 2021.

Namun demikian kata dia, bukan berarti nantinya masyarakat bisa lansung abai dengan protokol kesehatan Covid-19. Kata dia, seluruh masyarakat mesti tetap bisa mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat.

Bupati Sambas Pantau Vaksinasi yang Diikuti 2.300 Warga di Kecamatan Tebas

"Saya juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sambas untuk tetap melaksanakan protokol Kesehatan dengan ketat," tuturnya.

Karena dengan begitu kata dia, akan membantu memutuskan mata penularan virus Covid-19. Dilain pihak kata dia, Pemda beberapa waktu lalu juga sudah meresmikan gedung laboratorium PCR.

Hal ini ungkapnya, juga sebagai upaya percepatan penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Sambas.

"Walaupun Sambas sudah memiliki laboratorium PCR tersendiri, tapi mentaati protokol kesehatan ini mesti tetap kita laksanakan," tutupnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved