Breaking News:

Komunitas Bantu Pendidikan Kita Ajak Pemuda Peduli Pendidikan Pedalaman

Selain itu juga mengajak masyarakat khususnya pemuda-pemudi agar sadar akan pentingnya pendidikan dan bergerak bersama demi kemajuan indonesia.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Komunitas Bantu Pendidikan Kita di sebuah sekolah yang terletak di pedalaman Kalbar. Konunitas ini aktif bergerak dalam membantu sekolah-sekolah yang tertinggal secara insfrastruktur di Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pendiri Komunitas Bantu Pendidikan Kita Rendi Fahrizal, S.Pd mengatakan komunitas Bantu Pendidikan Kita bergerak di bidang sosial dan pendidikan.

Rendi mengatakan tujuannya mencari dan membantu dari sisi material dan non material berkaitan dengan pendidikan, demi pendidikan yang lebih baik.

“Menjadi penyambung lidah antara pihak pemerintah, pihak sekolah, masyarakat dalam rangka membangun kepedulian di sekolah-sekolah di daerah pedalaman,” katanya ketika diwawancarai Tribun Pontianak, Jumat 8 Oktober 2021.

Selain itu juga mengajak masyarakat khususnya pemuda-pemudi agar sadar akan pentingnya pendidikan dan bergerak bersama demi kemajuan indonesia.

Rendi menjelaskan komunitas bantu pendidikan memiliki banyak program. Diantara ialah Unjuk Rasa, yakni untuk jadikan usaha kita rangkul sekolah.

Rendi berujar, sampai saat ini Komunitas Bantu Pendidikan Kita telah melaksanakan program untuk membantu sekolah-sekolah yang tertinggal secara insfrastruktur bangunan dan fasilitas.

“Kami telah melakukan ini sebanyak sembilan kali, di dua kabupaten dan sembilan kecamatan yang ada di Kalbar,” katanya.

Persiwah Mempawah Siap Arungi Kompetisi Liga 3 PSSI Zona Kalbar di Singkawang

Kemudian program Orasi, obrolan seputar edukasi. Anggota komunitas mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Kalbar untuk memberikan materi baik itu dari teknologi dan keilmuan berbasis akademis serta memberikan motivasi.

“Kemudian ada kegiatan Kurma, kegiatan untuk ramadan. Kegiatan ini khusus dilaksanakan pada bulan ramadan berupa pembagian takjil gratis, berbagi sembako kepada kaum dhuafa dan berbagai macam perlombaan,” ujarnya.

Selain itu juga mengadakan perlombaan permainan rakyat, yang tujuan utamanya ialah untuk berbagi kesenangan dengan anak-anak sekolah.

“Perlombaan terompah, lomba estapet karung, estapet kelereng. Kegiatan ini juga untuk membangun kebersamaan, anak-anak dan juga anggota komunitas agar gembira bersama,” jelas Rendi.

Komunitas ini juga memiliki badan usaha untuk menggerakkan komunitas, sehingga ketika melakukan kegiatan ke sekolah melalui dana yang terkumpul dari usaha itu dapat digunakan untuk memberi oleh-oleh dan kenangan kepada anak-anak. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved