Breaking News:

Dinas Pendidikan Ketapang Luncurkan E-SKP, Sekda Berikan Apresiasi

Jahilin mengatakan, sebelum ada aplikasi tersebut, pegawai membutuhkan waktu hingga empat hari dalam pengisian SKP. Namun dengan sistem online, hanya

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang meluncurkan aplikasi E-SKP (Elektronik - Sasaran Kinerja Pegawai) di SDN 03 Tumbang Titi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang meluncurkan aplikasi E-SKP (Elektronik - Sasaran Kinerja Pegawai) di SDN 03 Tumbang Titi, Selasa 5 Oktober 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang Jahilin menjelaskan, aplikasi E-SKP merupakan sebuah inovasi guna peningkatan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pengembangan sistem pelaporan kinerja SKP di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang.

"Dengan adanya E-SKP dapat mempermudah pengukuran kinerja ASN. Aplikasi ini juga dapat mempercepat para guru dalam pengisian SKP, ini juga memudahkan pimpinan dalam kontrol dan pengawasan terhadap kinerja ASN," kata Jahilin saat dihubungi, Kamis 7 Oktober 2021.

Jahilin mengatakan, sebelum ada aplikasi tersebut, pegawai membutuhkan waktu hingga empat hari dalam pengisian SKP. Namun dengan sistem online, hanya cukup satu hari, pengisian SKP dapat tuntas.

Meski pengisian SKP hanya dilakukan satu tahun sekali, namun aplikasi ini diharapakan dapat mendatangkan manfaat yang maksimal bagi para guru dan ASN yang berkerja di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang.

Pemkab Ketapang Dapat Empat Piagam Penghargaan Terkait Prestasi Kinerja dan Pelayanan Publik

"SKP yang sudah diisi sebelum ada E-SKP harus diantar langsung ke kantor dinas pendidikan, dengan jarak dan waktu yang cukup panjang. Namun setelah ada aplikasi, pengisian SKP cukup menggunakan komputer atau smartphone masing masing ASN secara online," jelasnya.

Ditahap awal ini, ujar Jahilin, E-SKP akan diimplementasikan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Delta Pawan, Benua Kayong dan Muara Pawan.

Ke depan, pihaknya akan menyasar 20 kecamatan se Kabupaten Ketapang.

"Kami juga masih ada kendala seperti ketersediaan sinyal di lokasi lokasi tertentu, guru-guru yang gaptek hingga pegawai yang salah input data. Kami juga akan melatih dan membimbing para guru dalam mengisi E-SKP," ujarnya.

Untuk itu Jahilin berharap, aplikasi ini benar-benar berguna bagi tata kelola kinerja ASN terutama para guru, kepala sekolah hingga pengawas dan seluruh ASN yang berkerja di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved