Breaking News:

Direktorat Kenavigasian Gelar Mentoring dan Sosialisasi Penyampaian Berita Meteorologi Maritim

Terdapat 2 materi inti yang diberikan kepada para peserta, pertama terkait pengenalan dan pemahaman produk informasi dan iklim maritim dan cara membac

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Mentoring dan sosialisasi penyampaian berita Meteorologi Maritim oleh Stasiun Radio Pantai (SROP) dan vessel traffic services (VTS) di Kalimantan Barat, yang di gelar oleh Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat Kenavigasian, di hotel Golden Tulip Pontianak, kamis 7 oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Guna menciptakan pelayaran yang lebih aman, Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat Kenavigasian menggelar mentoring dan sosialisasi penyampaian berita Meteorologi Maritim oleh Stasiun Radio Pantai (SROP) dan vessel traffic services (VTS) di Kalimantan Barat, kamis 7 oktober 2021.

Bertempat di Hotel Golden tulip Pontianak, peserta kegiatan ini berasal dari berbagai Koordinator kelompok pelayaran yang ada di kalimantan Barat, diantaranya Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, dan dinas perhubungan sejumlah kabupaten,Kepala KSOP Se Kalbar, pihak TNI Angkatan Laut dari Lantamal XII, Dit Polairud Polda Kalbar, BMKG Kalbar, kemudian Pihak Pelindo II, dan PT. Pengembangan Pelabuhan Indonesia.

Terdapat 2 materi inti yang diberikan kepada para peserta, pertama terkait pengenalan dan pemahaman produk informasi dan iklim maritim dan cara membacanya, dan materi kedua yakni pengamatan meteorologi maritim, dimana pemateri tersebut berasal dari BMKG.

Dukung Program Pemerintah, Polsek Pontianak Barat Gelar Vaksinasi 

Pada penyampaian meterinya, Bayu Edo Pratama dari BMKG menyampaikan bahwa saat ini akibat dampak perubahan iklim di bumi, telah terjadi kenaikan suhu temperatur laut, kenaikan muka air, ocean acidification, perubahan variabilitas iklim, hingga peningkatan frekuensi dan intensitas kejadian cuaca ekstrim, yang sangat membahayakan alur pelayaran, dan pada tahun 2020, tercatat sebanyak 270 insiden

Oleh sebab itu, pihaknya dari BMKG setiap harinya selalu memberikan informasi terkait prakiraan cuaca di seluruh Indonesia yang dapat diakses langsung dari Website BMKG, dan saat ini pihak BMKG sendiri sudah memberikan layanan informasi kepada 232 wilayah perairan di Indonesia, 206 pelabuhan, 113 jalur penyebrangan, dan 30 pengeboran lepas pantai.

Direktur Kenavigasian Ir. Hengki Angkasawan menyampaikan bahwa sesuai intruksi dari Mentri Perhubungan, saat ini pihaknya sedang melakukan penguatan informasi cuaca agar dapat disampaikan dengan cepat dan baik, sehingga dapat membuat kegiatan pelayaran di Indonesia semakin aman.

"diharapkan dengan kegiatan ini, teman – teman di pelayaran bisa mengantisipasi kondisi cuaca, dan kami melibatkan teman – teman dari BMKG, dan di BMKG ada sistem dimana data – data dan informasi, bisa memperediksi cuaca di perairan, baik tinggi gelombang maupun kecepatan angin,''ujarnnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengumpulkan Kelompok Industri pelayaran untuk memberikan pengetahuan baru terkait perkembangan data dan penggunaan berbagai sistem aplikasi.

"kita mengumpulkan ini untuk mengupdate pengetahuannya sehingga teknologi terbaru dapat diserap, di adopsi sehingga dalam bekerja bisa lebih baik,’’tuturnya.

Sehingga, ia berharap dengan setelah kegiatan yang dilaksanakan di seluruh indonesia, Industri pelayaran indonesia dapat berjalan semakin baik. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved