Breaking News:

Sebanyak 30 Lukisan Perupa Kalbar Dipamerkan

Satu diantara Perupa Kalbar, Agus F Winoto yang ikut berpartisipasi dalam pameran itu mengatakan Basoeki Abdullah merupakan salah satu perupa era keme

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/IMAM MAKSUM
Perupa Kalimantan Barat Agus F Winoto, saat memperlihatkan lukisan miliknya. Ia juga merupakan panitia Pameran Bersama Lukisan Koleksi Sepekan Festival Museum Kalbar, 6-14 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak lebih 30 Lukisan Perupa asal Kalimantan Barat ditampilkan dalam Pameran Bersama Lukisan Koleksi Sepekan Festival Musem Kalimantan Barat, Rabu 6 Oktober 2021

Selain 30 karya perupa Kalbar kegiatan tersebut juga menampilkan lukisan karya Basoeki Abdullah. Beberapa karya maestro perupa Indoensia itu diantaranya berjudul Bencana dan Lukisan Diri Basoeki Abdullah.

Satu diantara Perupa Kalbar, Agus F Winoto yang ikut berpartisipasi dalam pameran itu mengatakan Basoeki Abdullah merupakan salah satu perupa era kemerdaan Indonesia.

“Kita menggandeng Museum Basoeki Abdullah Jakarta, dan karyanya ditampilkan dengan karya 30 perupa di Kalbar,” ujarnya.

Tiga lukisan Basuki Abdullah dipamerkan salah satunya lukisan potret diri. Perupa yang meninggal tahun 1993 sebelum wafat berpesan untuk menghibahkan koleksi pribadi, termasuk rumah miliknya.

“Termasuk rumahnya dihibahkan dan sekarang menjadi Museum Basoeki Abdullah di Jakarta, dan museum itu aktif mengadakan kegiatan, seperti pameran,” ujar Agus.

Seluruh Atlet Kalbar yang Kembali dari PON XX Papua Akan Dilakukan Swab PCR

Agus pun menjelaskan pameran itu bertujuan mengenalkan sosok Basoeki Abdullah. Selain itu juga ingin mengenalkan potensi perupa yang ada di Kalbar.

“Tujuannya, pertama karena menggandeng Musem Basuki Abdullah, yaitu untuk mengenalkan sosok basuki. Sekaligus mengenalkan potensi perupa dari kalbar,” katanya.

Namun demikian pada kesempatan pameran ini hanya diwakilkan 30 perupa lantaran ruang pameran yang terbatas.

“Mengingat ruang pameran di kalbar terbatas sehingga untuk kali ini balum bisa menampung seluruh perupa kalbar,” ujarnya.

Tak hanya itu, pameran ini sebagai upaya peneningkatan apresiasi dari masyarakt umum. Baik dari kalangan pecinta seni rupa maupun masyarakat umum.

“Kemudian karena kegiatan ini bersamaan dengan even museum, ada lomba untuk anak-anak, jadi dapat sekaligus meningkatkan apresisasi untuk kegerasi muda,” harapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved