Breaking News:

Perempuan Asal Banjarmasin Terkesan Pada Lukisan Perupa Kalbar

Bae mengatakan setelah melihat sejumlah lukisan terdapat pesan-pesan untuk mengingatkan manusia hakikat pentingnya menjaga lingkungan.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
Perempuan asal Banjarmasin Kalimantan Selatan Bae berkunjung ke paneran bersama lukisan koleksi event Sepekan Festival Musem Kalbar, Rabu 6 Oktober 2021. TRIBUNPONTIANAK/IMAM MAKSUM 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu diantara pengunjung yang datang ke Pameran Bersama Lukisan Koleksi adalah Bae (30). Perempuan asal Banjarmasin Kalimantan Selatan itu baru kali pertama menginjak Kota Pontianak, bahkan tanah Kalimantan Barat.

Bae mengaku berkesan setelah melihat lukisan-lukisan karya perupa Kalbar yang ditampilkan di pameran bersama, Rabu 6 Oktober 2021.

“Berkesan karena baru pertama datang ke Pontianak dan langsung melihat karya-karya para perupa asal kalbar,” ujar Bae.

Bae ke Pontianak dalam rangka agenda pekerjaan bersama sejumlah rekannya, namun karena kegiatan usai ia menyempatkan berkunjung ke Museum Kalbar.

Robo-robo, Warga Tembelan Sampit Gelar Doa Tolak Bala dan Makan Bersama di Tepi Sungai Kapuas

“Jadi menyempatkan ke musem dan tadi berkeliling dan ada satu yang berkesan. Ada dimensi lukisan orangutan dan juga ada lukisan yang penuh nilai kearifan lokal,” ujarnya.

Menurut Bae, karya lukisan yang dipamerkan sangat menggugah karena mengangkat karifan lokal. “Beberapa mevisualkan budaya setempat dan kearifan lokal, dan semuanya juga keren-keren,” tambahnya.

Ada beberapa lukisan tentang pandemi dan juga potret burung enggang yang merupakan burung endemik Kalbar. Menurut Bae, ada makna yang terkandung dalam lukisan yang dipamerkan.

Bae mengatakan setelah melihat sejumlah lukisan terdapat pesan-pesan untuk mengingatkan manusia hakikat pentingnya menjaga lingkungan.

“Kita bukan seutuhnya alam. Jadi harus bertindak menyayangi alam, karena kita salah satu penggerak alam,” ujarnya.

Menurut Bae adanya pameran ini dapat menjadi kesempatan untuk mengundang anak-anak usia dini lebih mengenal lukisan.

“Kalau bukan situasi pandemi anak-anak bisa diundang ke sini untuk tahu tentang kearifan lokal kalbar dari lukisan begitu,” katanya

Ia berharap ke depan Kalbar bisa mengundang museum di seluruh Indonesia untuk bergabung dalam event tersebut. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved