Breaking News:

Kepala Diskes Pontianak Berikan Penjelasan Tentang Temuan Limbah Medis di Jalan Karya Sosial

Menurutnya terdapat dua jenis limbah medis. Diantaranya ada yang bersifat medis dan ada yang bersifat non medis. Limbah yang bersifat medis ada yang c

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu memberikan penjelasan terkait dengan temuan limbah medis di tepi Jalan Karya Sosial, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurutnya terdapat dua jenis limbah medis. Di antaranya ada yang bersifat medis dan ada yang bersifat non medis. Limbah yang bersifat medis ada yang cair dan ada yang limbah padat.

Limbah padat yaitu berupa sisa obat, jaringan atau kantong kemasan dan lainnya. Termasuk limbah medis yang ditemukan tersebut termasuk limbah medis.

Sedangkan untuk limbah non medis seperti sisa makanan dan sisa kertas yang boleh dibuang di TPS. Ia menyayangkan, lantaran limbah medis tersebut dibuang bukan tempatnya.

Dinas Lingkungan Hidup Pontianak Temukan Limbah Medis Botol KB dan Botol Imunisasi Bayi

"Seharusnya tidak boleh dibuang di sembarang tempat, karena ada SOP bagaimana memusnahkan melalui prosedur khusus sehingga tidak membahayakan masyarakat," katanya, Rabu 6 Oktober 2021.

Lebih lanjut Handanu menjelaskan, bahwa utuk di Kota Pontianak setiap Puskesmas sudah memiliki SOP dan sudah bekerja sama dengan rumah sakit yang memiliki insenerator.

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Kemudian juga sudah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaannya yang setiap setengah bulan sekali datang ke rumah sakit di kota Pontianak.

Untuk itu, lanjutnya, terkait limbah yang ditemukan di jalan karya sosial itu saat ini ditangani oleh pihak kepolisian.

"Dari pihak kepolisian yang akan menulusuri dari mana asal limbah tersebut. Kalau kita lihat sebagian besar adalah botol-botol bekas atau botol dari alat kontrasepsi kemudian juga ada botol antibiotik," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved