Breaking News:

Kasat Binmas Polres Singkawang Hadiri Pembukaan Kegiatan SKPP Tingkat Menengah 2021

Saya berharap agar kader yang mengikuti kegiatan ini, benar-benar membantu terselenggaranya proses Pemilihan Umum dari awal hingga akhir

Editor: Jamadin
Dok. Polres Singkawang
Suasana kegiatan SKPP (Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif) Tingkat Menengah Tahun 2021 bertempat di Aula Hotel Mahkota, Jl. P. Diponegoro Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Rabu 6 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kasat Binmas Polres Singkawang IPTU Supiyanto  menghadiri Pembukaan kegiatan SKPP (Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif) Tingkat Menengah Tahun 2021 bertempat di Aula Hotel Mahkota, Jl. P. Diponegoro Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Rabu 6 Oktober 2021.

Turut Hadir dalam kegiatan Ketua Bawaslu Kalimantan Barat, Ruhermansyah, SH beserta anggota, Wakil Walikota Singkawang Drs. H. Irwan, M.Si, Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang Sumberanto Tjitra, Kapolres Singkawang diwakili oleh Kasat Bimas Polres Singkawang Iptu Supiyanto, Kajari Kota Singkawang diwakili oleh Sdr. Rahmadi, Ketua KPU Kota Singkawang Riko, SH, M.H.,Ketua Bawaslu Kota Singkawang Hj. Zulita, SH, M.H.,Ketua Pengadilan Negeri Singkawang diwakili oleh  John Makmur Saragih, SH., Para Komisioner Bawaslu se Kalimantan Barat dan Peserta dan tamu undangan sekitar 65 orang.

Acara (Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif) itu berjalan lancar dan hikmat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,

Dalam pengarahan dari pemberi materi menopang dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan penyelenggaran Pemilu yang bermartabat.

“Saya berharap agar kader yang mengikuti kegiatan ini, benar-benar membantu terselenggaranya proses Pemilihan Umum dari awal hingga akhir," terangnya.

Dalam kesempatan ini Kasat Binmas Polres Singkawang berkesempatan memberikan sambutan Bekerjasama melakukan pengawasan guna melakukan pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas  dan bersama-sama menolak Politik Uang, Politisasi SARA, Intimidasi, Ujaran Kebencian, Berita Bohong (Hoax) dan aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved