Breaking News:

KRISIS Bisnis Properti China Berlanjut! Pengembang Gagal Bayar Serupa Evergrande Group Bermunculan

Fantasia Holdings Group Co Ltd juga diyaknini memiliki hampir US$ 1 miliar obligasi lokal. Ditambah US$ 4,7 miliar kewajiban obligasi luar negeri

Editor: Ishak
NOEL CELIS/AFP
Tampak seorang pekerja berpose di depan markas besar Evergrande Group di China belum lama ini. Sektor bisnis properti di China tengah ditimpa prahara sejak kasus gagal bayar utang Evergrande Group yang berdampak ke keuangan global 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus pengembang properti ternama Evergrande Group yang gagal bayar utang jatuh tempo di China bak gunung es

Ternyata, kasus gagal bayar utang dari pengembang properti kenamaan di China atau yang di Indonesia disebut Tiongkok itu tak hanya menerpa Evergrande Group

Satu per satu perusahaan pengembang properti yang gagal membayar kewajiban utangnya bermunculan!

Alhasil, kondisi ini membuat bisnis di sektor properti China tampak semakin suram!

INDONESIA Punya Utang Tersembunyi ke China Capai US$ 17,28 Miliar! Termasuk Pinjaman BUMN

Dirangkum dari laman Kontan.co.id, setelah kasus gagal bayar utang yang menjerat Evergrande Group, kini bertambah lagi pengembang China yang terancam bangkrut.

Baru-baru ini, adalah Fantasia Holdings Group Co Ltd yang kini juga melaporkan tidak mampu membayarkan kewajiban utang jatuh temponya.

Berdasarkan keterbukaan ke Bursa Saham Hong Kong seperti dikutip dari laman Kontan.co.id dari Reuters, Selasa 5 Oktober 2021 Fantasia Holdings Group Co Ltd menyatakan tidak bisa membayarkan utang obligasi yang jatuh tempo pada 4 Oktober 2021.

CHINA Tingkatkan Kegiatan Militer ke Wilayah Taiwan, Amerika Serikat Respon Tingkah Agresif Tiongkok

Angkanya tak main-main, lantaran kewajiban yang harus dibayar Fantasia Holdings Group Co Ltd mencapai US$ 206 juta!

Padahal pada 20 September lalu, Fantasia Holdings Group Co Ltd mengaku modal kerja masih cukup

Dan perusahaan properti kenamaan di China ini mengaku tidak memiliki masalah likuditas.

Dengan nilai pasar yang hanya mencapai US$ 415 juta, risiko yang bisa ditimbulkan Fantasia Holdings Group Co Ltd ke pasar memang dinilai lebih kecil dibanding dengan Evergrande Group.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved