Breaking News:

Lakukan Patroli, Kastomo: Banjir di Kecamatan Ambalau Berangsur Surut

masih terus berkerjasama bersama Forkompincam Kecamatan Ambalau untuk melakukan pendataan secara detail kerugian materil akibat bencana banjir

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Ambalau
Setelah tergenang banjir selama 2 hari, akhirinya situasi air di Kecamatan Ambalau, Senin 4 Oktober 2021 terpantau normal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Setelah tergenang banjir selama 2 hari, akhirinya situasi air di Kecamatan Ambalau pada hari ini terpantau normal, Senin 4 Oktober 2021.

Saat ditemui Kspk 2 Polsek Ambalau Aiptu Kastomo yang melakukan patroli di wilayah Komplek Pasar dan Pertokoan serta di 3 Desa yang berada di pusat kota Kecamatan mengatakan, pada hari ini, Senin  keadaan air di sungai melawi di Kecamatan Ambalau sudah mulai normal.

"Penurunan air sampai siang ini sudah sekitar 10 - 15 centi meter, terlihat sejumlah warga sudah mulai membersihkan rumah dan mengangkut kembali barang-barang mereka kembali," ujar Aiptu Kastomo.

"Ketinggian air dari Bibir sungai sudah turun berkisar 8 - 10 centi meter pada hari," tambahnya.

Sementara itu Ps. Kasi Humas Polsek Ambalau Bripka Wardi menjelaskan, menurut informasi yang kami dapatkan sementara ada 20 Desa, 815 Kepala Keluarga dan 1728 jiwa yang tersampak banjir di Kecamatan Ambalau, 4 rumah terseret arus dan 1 buah jembatan gantung putus akibat dihantam air banjir yang terjadi pada Sabtu 2 oktober 2021.

"Dan kami juga masih terus berkerjasama bersama Forkompincam Kecamatan Ambalau untuk melakukan pendataan secara detail kerugian materil akibat bencana banjir di Kecamatan Ambalau," terang Bripka Wardi.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved