Breaking News:

Kasus covid-19 di Pontianak Menurun Perhari Dibawah 10 Orang, Positivity Rate Dibawah 5 Persen

Jika dilihat dari laporan setiap harinya, kata Handanu jumlah temuan kasus covid-19 di Kota Pontianak berada di angka dibawah 10 orang.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, bahwa kasus covid-19 di Kota Pontianak terus terjadi penurunan yang signifikan.

Jika dilihat dari laporan setiap harinya, kata Handanu jumlah temuan kasus covid-19 di Kota Pontianak berada di angka dibawah 10 orang.

"Kalau kita lihat laporan harian kasus konfirmasi positif covid-19 sudah cukup rendah dan sudah sangat rendah, kemarin dibawah 10 orang perharinya," ujarnya.

Kemudian, jika dilihat dari aspek keterisiannya tempat tidur juga, kata dia, sangat rendah. Begitu juga dengan positivity rate yang menurutnya juga sangat penting.

Belum Mendapat Kabar terkait PPKM, Pemkot Pontianak Akan Lakukan Evaluasi

"Positivity rate yang juga sangat penting saat ini sangat rendah jauh lebih rendah dari sebelumnya sekarang berada diangka 5 persen dan kalau hitungan kami 1,5 persen. Kemudian tracing kita cukup baik rata-rata 5,2," katanya.

Akan tetapi, Handanu mengakui, bahwa penurunan kasus covid-19 tersebut bukanlah satu-satunya indikator penilaian dalam turun naiknya Level pada PPKM. Namun disampaikannya, aturan pemerintah pusat yang berubah-ubah dalam penilaian indikator PPKM sehingga menurutnya hal yang paling penting adalah di Kota Pontianak jumlah kasus rendah dan masyarakat tidak sakit serta hunian rumah sakit menurun dan Prokes ketat diterapkan serta vaksinasi terus digencarkan.

"Kalau PPKM kan indikatornya berubah-ubah seperti Pemerintah saat ini menetapkan indikator imunisasi, bukan hanya dari aspek penularan virus, tapi dari aspek capaian vaksinasi. Maka kita segera mempercepat capaian vaksinasi. Karena PPKM itu sebenarnya warning saja semakin taat Prokes semakin baik," jelasnya.

Jadi dengan indikator-indikator itu, lanjutnya, walaupun memang diakuinya covid-19 ini belum bisa dianggap aman atau hilang sama sekali, tetapi tingkat penularan itu sudah cukup rendah.

"Namun yang harus kita waspadai adalah adanya varian-varian baru yang tentunya berasal dari luar kota Pontianak. Maka kita menghimbau kepada masyarakat jika melakukan perjalanan atau ada orang atau keluarga luar yang datang masuk ke kota Pontianak harus bisa dijaga Prokes termasuk informasi adanya PMI yang dari Malaysia yang ternyata positivity rate nya tinggi," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved