Fortuner Penabrak Ambulance DPD PKS Singkawang Bernopol Jakarta

"Pas perempatan Jalan Dr Sutomo dan Bukit Barisan (TK Bintang Kecil) saya sudah menghidupkan sirine dalam keadaan full," ujar Saad.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ambulans milik DPD PKS Singkawang usai terlibat kecelakaan dengan Fortuner, Minggu 3 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Syaiful Bahri menerangkan, mobil Fortuner yang terlibat kecelakaan dengan mobil Ambulan milik DPD PKS Singkawang, berplat nomor B 1775 H dan terdaftar di Jakarta.

"Yang benar B 1775 H (plat mobil Fortuner), terdaftar TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) Jakarta," ujar Kasat Lantas, Senin 4 Oktober 2021.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ambulans milik DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Singkawang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil Fortuner berwarna hitam di persimpangan Jalan Dr. Sutomo dengan Jalan Gunung Kerinci, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang Kalimantan Barat pada Minggu 3 Oktober 2021 kemarin.

Akibat kecelakaan tersebut, ambulan PKS yang tengah membawa jenazah terperosok kedalam saluran drainase di pinggir jalan setelah terguling.

PKS Singkawang Hentikan Sementara Layanan Ambulans Setelah Alami Kecelakaan

Menurut penuturan Supir Mobil Ambulans PKS, Muhammad Saad, saat itu dirinya membawa jenazah dari RSUD Abdul Aziz Singkawang menuju ke Setapuk sekitar pukul 09.00 WIB.

"Pas perempatan Jalan Dr Sutomo dan Bukit Barisan (TK Bintang Kecil) saya sudah menghidupkan sirine dalam keadaan full," ujar Saad.

Sementara mobil Fortuner hitam, lanjutnya, datang dari Jalan Alianyang menuju ke Jalan Diponegoro melewati Jalan Bukit Barisan dalam kecepatan yang cukup kencang.

"Ketika itulah, mobil Ambulans bagian belakang dihantam mobil Fortuner tersebut, sampai mobil yang saya kemudikan berputar kemudian terguling beberapa kali ke arah Jalan Bukit Barisan," ujarnya.

Menurutnya, ada sekitar satu gawang listrik mobil yang dikemudikannya terguling hingga berhenti pas ditepi pagar TK.

"Saat mobil terguling saya hanya berkuku' sambil melindungi kepala," ungkapnya.

Saat kejadian, didalam mobil terdapat dua orang penumpang yang terdiri dari mayat dan keluarga korban.

"Untuk saya sendiri, Alhamdulilah tidak apa-apa, tapi kalau keluarga yang meninggal saya tidak tahu persis bagaimana kondisinya, karena sewaktu mobil sudah berhenti terguling saya langsung keluar dari dalam mobil," jelasnya.

Namun sewaktu keluar dari mobil, dirinya sudah tidak melihat mobil yang sudah menabraknya itu.

"Perkiraan mobilnya lari ke arah Jalan Diponegoro," tuturnya.

Dari kejadian itu, ia langsung menelpon anggota polisi untuk segera mengamankan kecelakaan dan memberitahukan salah satu mobil yang terlibat kecelakaan melarikan diri.

"Mudah-mudahan polisi cepat mengamankannya," ungkapnya.

Pasca ditabrak, mobil yang dikendarai Muhammad Saad mengalami kerusakan yang cukup parah terutama pada bagian depan sebelah kanan mobil. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved