Breaking News:

Berangsur Surut, Banjir di Serawai Rendam Gardu PLN dan Merusak Sejumlah Lahan Pertanian

Kapolsek Serawai, Ajun Komisaris Polisi Muhammad Rasyid mengatakan banjir yang melanda Serawai menyebabkan satu Gardu PLN yang ada di Desa Nanga Seraw

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Banjir yang merendam sejumlah desa di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, berangsur surut. Berdasarkan monitoring Polsek Serawai dan jajaran Forkopimcam, debit air sungai melawi yang meluap sudah mulai surut sekitar 4 meter sehingga ketinggian air sementara sekitar 2 meter. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Banjir yang merendam sejumlah desa di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, berangsur surut.

Berdasarkan monitoring Polsek Serawai dan jajaran Forkopimcam, debit air sungai melawi yang meluap sudah mulai surut sekitar 4 meter sehingga ketinggian air sementara sekitar 2 meter.

Kapolsek Serawai, Ajun Komisaris Polisi Muhammad Rasyid mengatakan banjir yang melanda Serawai menyebabkan satu Gardu PLN yang ada di Desa Nanga Serawai tenggelam, selain itu lahan pertanian dan perkebunan milik warga Desa Mentatai rusak.

900 Orang dalam Vaksinasi yang Digelar DPD Golkar Sintang Menyongsong HUT ke-57 Golkar

"Warga yang kediamannya terdampak banjir mengalami kehilangan barang-barang berharga. Fasilitas umum yang tenggelam diantaranya Mesjid-mesjid dan Sekolah belum dapat beraktifitas seperti semula," kata Rasyid kepada Tribun Pontianak, Senin 4 Oktober 2021.

Pada kesempatan patroli atas Inisiatif Kapolsek Serawai bersama dengan Koramil 1205-02 serawai tim memberikan bingkisan sembako kepada warga yang terdampak banjir serta menyampaikan himbauan kamtibmas.

Anggota Polsek Serawai bersama-sama dengan perangkat desa setempat turut membantu warga untuk membersihkan jalan dan kediaman dengan menggunakan peralatan seadanya.

"Tingginya debit air sungai Melawi yang terjadi di wilayah Serawai dan sekitarnya menimbulkan kerugian bagi warga yang terdampak serta aktivitas warga tidak berjalan lancar seperti sediakala.Tidak menutup kemungkinan banjir yang melanda Serawai dan sekitarnya mengakibatkan warga menjadi terisolir sehingga membutuhkan bantuan dari pemerintah terkait," ungkap Rasyid.

Kapolsek memerintahkan anggota agar bersama-sama secara proaktif memonitor situsi terkini pasca banjir untuk meminimalisir gangguan Kamtibmas. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved