Breaking News:

ASABRI Serahkan Santunan pada Prajurit TNI dan Anggota Polri yang Gugur di Kiwirok Papua

Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tinginya atas pelayanan cepat untuk pengurusan administrasi bagi Praka (Anm) Ida Bagus

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
ASABRI menyerahkan Manfaat Asuransi kepada pihak keluarga Praka (Anm) Ida Bagus Ketut Suwarna. Praka (Anm) Ida Bagus S gugur saat terjadi baku tembak antara KKB dengan Pasukan TNI-Polri yang pada waktu itu sedang mengamankan lokasi evakuasi jenazah suster Gabriella Maelani pada tanggal 21 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indonesia kembali berduka atas gugurnya dua putra terbaik bangsa akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Papua.

Praka (Anm) Ida Bagus S gugur saat terjadi baku tembak antara KKB dengan Pasukan TNI-Polri yang pada waktu itu sedang mengamankan lokasi evakuasi jenazah suster Gabriella Maelani pada tanggal 21 September 2021.

Kemudian pada tanggal 26 September 2021 terjadi kontak senjata antara KKB di Mako Polres Kiwirok yang mengakibatkan gugurnya Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio. 

Dua Anggota Polisi Tertembak Saat Kontak Senjata dengan KKB Papua

Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Jumat, 1 Oktober 2021 PT ASABRI (Persero) menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris, 2 putra terbaik bangsa yang gugur akibat kontak senjata dengan KKB di Papua Barat.

Penyerahan SRKK ini dilakukan secara serentak kepada ahli waris di 2 (dua) Kota yaitu Pontianak dan Aceh.

Manfaat Asuransi ini diserahkan oleh Kepala Cabang ASABRI di 2 wilayah tersebut dan disaksikan secara daring oleh Dewan Komisaris serta Direksi PT ASABRI (Persero), Jajaran Kodam IV/DIP, Kodam XII/TPR, Polda Aceh, Polres Tamiang, Direktur Bank Mandiri Taspen,  serta jajaran terkait melalui zoom meeting.

ASABRI menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris dari dua putra terbaik bangsa yang gugur akibat kontak senjata di Papua.
ASABRI menyerahkan Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada ahli waris dari dua putra terbaik bangsa yang gugur akibat kontak senjata di Papua. (Tribunpontianak.co.id/Istimewa)

Ahli waris menerima manfaat sesuai dengan ketentuan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020.

Di antaranya Santuan Risiko Kematian Khusus (SRKK), Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) dan Beasiswa bagi yang memiliki anak.

Anggota Brimob Asal Aceh Gugur Ditembak KKB Papua, Ini Profil Bharada Muhammad Kurniadi Sutio

Manfaat yang diterima oleh Praka (Anm) Ida Bagus Ketut Suwarna diserahkan kepada Ida Bagus Ketut Sutelsa ayahanda Alm, berupa  SRKK sebesar Rp. 450.000.000,- dan NTTA sebesar Rp. 3.338.500,-. Manfaat Asuransi ini diserahkan oleh Tanjung (Kepala Cabang ASABRI Pontianak).

Selanjutnya, manfaat yang diterima oleh Alm. Bharatu Muhammad Kurniadi Sutio, diserahkan kepada Zakirsyah ayahanda Alm berupa, SRKK sebesar Rp. 450.000.000,- dan NTTA sebesar Rp.1.303.000,- yang diserahkan oleh Hari (Kepala Kantor Cabang ASABRI Loksumawe).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved