Sepuluh Kecamatan di Kapuas Hulu Terendam Banjir
Banjir kembali terjadi di wilayah Kapuas Hulu karena curah hujan beberapa hari terakhir ini sangat tinggi, sehingga membuat debet air sungai Kapuas me
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, saat ini 10 kecamatan dari 23 kecamatan wilayah Kapuas Hulu sudah terendam banjir, akibat tingginya debet air di sungai atau sungai Kapuas, Minggu 3 September 2021 pukul 09.36 WIB.
"Namun kondisi debet air banjir saat ini mulai bertahan, dan diharapkan segera berangsur surut, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal seperti biasanya, dan sekarang ini wilayah Putussibau Selatan dan Utara kondisi lumpuh total," ujar Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan kepada Tribun.
Dijelaskan Gunawan, banjir kembali terjadi di wilayah Kapuas Hulu karena curah hujan beberapa hari terakhir ini sangat tinggi, sehingga membuat debet air sungai Kapuas meluap dan merendam sejumlah pemukiman warga dan ruas jalan.
• Terendam Banjir Putussibau Kapuas Hulu Lumpuh Total
"Kami himbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dengan kondisi banjir," ungkapnya.
Sedangkan hasil pantauan Tribun Pontianak, Minggu 3 September 2021 pukul 09.41 WIB, Kecamatan Putussibau Selatan dan Putussibau Utara saat ini sedang terendam banjir, dengan ketinggian sekitar 1 meter hingga 4 meter, sehingga kondisi lumpuh total, Minggu 3 September 2021 pukul 09.08 WIB.
Ruas jalan nasional di Jalan Lintas Selatan Kecamatan Putussibau Selatan, dan Putussibau Utara sudah terendam banjir, aktivitas masyarakat lumpuh total. Kendaraan roda dua, empat dan seterusnya tidak bisa lewat.
Ratusan rumah warga dan bangunan atau gedung besar lainnya, sudah terendam banjir di wilayah Kecamatan Putussibau Utara dan Putussibau Selatan, dan tidak sedikit juga korban banjir sudah mengungsi ke tempat rumah keluarga atau kerabat yang di daratan tinggi. (*)
Update Informasi Seputar Kabupaten Kapuas Hulu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ondisi-banjir-di-wilayah-putussibau-akibat-curah-ds.jpg)