Kabur Usai Tabrakan Dengan Ambulance PKS Singkawang, Kasat Lantas Sebut Nopol Fortuner Tak Terdaftar

pihaknya telah melakukan pengecekan data Kendaraan Fortuner tersebut, namun Nopol kendaraan Fortuner tersebut tidak terdaftar

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Kondisi mobil Ambulans PKS terperosok ke drainase pasca ditabrak mobil Fortuner hitam. Minggu 3 Oktober 2021. /Istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasatlantas Polres Singkawang, AKP Syaiful Bahri mengimbau pengendara Fortuner yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan Ambulan Partai PKS Singkawang pada Minggu 3 Oktober 2021, untuk segera menghubungi pihak Satlantas Polres Singkawang.

"Kepada pengendara segera menghubungi pihak Satlantas Polres Singkawang," ujar Kasat Lantas AKP Syaiful Bahri, Minggu 3 Oktober 2021.

Menurut penuturan AKP Syaiful, pihaknya telah melakukan pengecekan data Kendaraan Fortuner tersebut, namun Nopol kendaraan Fortuner tersebut tidak terdaftar, sehingga pihaknya harus berkoordinasi dengan Polres lainnya untuk menemukan si pengendara pemilik Fortuner.

Diberitakan sebelumnya, Ambulans milik DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Singkawang bernopol KB 1464 YL terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil Fortuner berwarna hitam dengan plat KB 1775 H di persimpangan Kantor Imigrasi Singkawang, Jalan Firdaus, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang Kalimantan Barat pada Minggu 3 Oktober 2021.

Fortuner Tabrak Ambulance PKS Singkawang Saat Bawa Jenazah Hingga Terperosok ke Parit

Akibat kecelakaan tersebut, ambulan PKS yang tengah membawa jenazah terperosok kedalam saluran drainase di pinggir jalan setelah terguling.

Menurut penuturan Supir Mobil Ambulans PKS, Muhammad Saad, saat itu dirinya membawa jenazah dari RSUD Abdul Aziz Singkawang menuju ke Setapuk sekitar pukul 09.00 WIB.

Plat Nopol diduga milik mobil Fortuner yang terlibat kecelakaan dengan ambulance milik PKS Singkawang
Plat Nopol diduga milik mobil Fortuner yang terlibat kecelakaan dengan ambulance milik PKS Singkawang (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

"Pas perempatan Jalan Dr Sutomo dan Bukit Barisan (TK Bintang Kecil) saya sudah menghidupkan sirine dalam keadaan full," ujar Saad kepada wartawan, Minggu 3 Oktober 2021.

Sementara mobil Fortuner hitam, lanjutnya, datang dari Jalan Alianyang menuju ke Jalan Diponegoro melewati Jalan Bukit Barisan dalam kecepatan yang cukup kencang.

"Ketika itulah, mobil Ambulans bagian belakang dihantam mobil Fortuner tersebut, sampai mobil yang saya kemudikan berputar kemudian terguling beberapa kali ke arah Jalan Bukit Barisan," ujarnya.

Menurutnya, ada sekitar satu gawang listrik mobil yang dikemudikannya terguling hingga berhenti pas ditepi pagar TK.

"Saat mobil terguling saya hanya berkuku' sambil melindungi kepala," ungkapnya.

Saat kejadian, didalam mobil terdapat dua orang penumpang yang terdiri dari mayat dan keluarga korban.

"Untuk saya sendiri, Alhamdulilah tidak apa-apa, tapi kalau keluarga yang meninggal saya tidak tahu persis bagaimana kondisinya, karena sewaktu mobil sudah berhenti terguling saya langsung keluar dari dalam mobil," jelasnya.

Namun sewaktu keluar dari mobil, dirinya sudah tidak melihat mobil yang sudah menabraknya itu.

"Perkiraan mobilnya lari ke arah Jalan Diponegoro," tuturnya.

Dari kejadian itu, ia langsung menelpon anggota polisi untuk segera mengamankan kecelakaan dan memberitahukan salah satu mobil yang terlibat kecelakaan melarikan diri.

"Mudah-mudahan polisi cepat mengamankannya," ungkapnya.

Pasca ditabrak, mobil yang dikendarai Muhammad Saad mengalami kerusakan yang cukup parah terutama pada bagian depan sebelah kanan mobil. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved