Breaking News:

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sempat Anjurkan Kadernya Untuk Poligami

Saat dikonfirmasi, Ketua DSP PKS Surahman Hidayat menyebut bahwa program tersebut sebelumnya telah melalui kajian dan persetujuan dari Presiden PKS.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
PKS 

Imam besar Al Azhar, Ahmed al-Tayeb, menyebut poligami acap kali dipraktikkan karena "pemahaman yang salah".

Dia membuat pernyataan tersebut dalam program televisi mingguannya dan melalui akun Twitter-nya.

Setelah menuai perdebatan, Al-Azhar mengklarifikasi, sang imam tidak menyerukan pelarangan poligami.

Al-Tayeb menegaskan, monogami adalah keharusan dan poligami adalah pengecualian.

"Siapa pun yang menyebut bahwa pernikahan harus poligami adalah salah," kata dia.

Potong Gaji Anggota DPR RI sampai DPRD Kabupaten Kota, PKS Kalbar Bantu Warga Terdampak Pandemi

Al Quran, tambahnya, menyebut bahwa bagi seorang pria muslim yang memiliki banyak istri, dia harus bisa bersikap adil,

"Dan jika tidak bisa berbuat adil maka dilarang untuk memiliki banyak istri," tambah dia.

Ahmed al-Tayeb juga menganjurkan pembenahan yang lebih luas dari cara masalah perempuan ditangani.

"Perempuan mewakili setengah dari masyarakat. Jika kita tidak peduli pada mereka, itu seperti berjalan dengan satu kaki saja," katanya di Twitter.

Sementara itu, Dewan Nasional Perempuan Mesir merespons positif komentar Al Tayeb.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved