Breaking News:

Sempat Kabur Saleh Kurap Berhasil Ditangkap di Rumah Istri Kedua, Ini Alur Pelariannya

Ia di vonis 15 tahun dengan keringan 7 tahun, lalu pada tahun 2020 ia terlibat peredaran 8 kg sabu, dan mendapat vonis 14 tahun

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
konferensi Pers Penangkapan Saleh Kurap, gembong narkoba yang kabur dari Lapas Kelas 2 A Pontianak 3 September 2021 lalu yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrol H.Y. Kumontoy, dan turut pula pada konferensi pers itu Ka Lapas Kelas 2 A Pontianak Farhan Hidayat dan Plt Kadiv Pemasyarakatan Kanwilkumham Kalbar Eka Jaka Riswanatara, Kamis 30 September 2021 Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gembong Narkoba Saleh kurap yang kabur dari Lapas Kelas 2 A Pontianak pada 3 September 2021 dini hari akhirnya berhasil ditangkap.

Saleh Kurap berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Kubu Raya di Desa Sepok Besak, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis 30 September 2021.

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H. Y. Kumontoy dalam konferensi pers di Mapolres Kubu Raya menyampaikan, Saleh Kurap berhasil diamankan oleh petugas di rumah istri keduanya yang berada di Desa tersebut.

AKBP Jerrold mengungkapkan bahwa dalam pelariannya, Saleh kurap dibantu oleh seorang warga binaan lain yang bernama Uray.

Polres Kubu Raya Membekuk Saleh Kurap, Gembong Narkoba yang Kabur dari Lapas 2A Pontianak

Dimana Saleh Kurap meminta bantuan Uray untuk mencarikan cara bagaimana dirinya bisa keluar dari Lapas, karena dirinya mengaku takut akan dipindahkan ke Nusakambangan.

Akhirnya, Uraypun bersedia membantu Saleh kurap dengan memberikannya sketsa jalur pelarian dari Lapas, selain itu, Uraipun turut menyiapkan tali untuk Saleh Kurap agar ia bisa memanjat pagar.

"Saleh kurap ini curhat dengan Uray, dan sehingga Uray ini mau membantu, dimulai pada 2 September, saleh kurap yang menghuni blok dari B 1, dirinya diberi Sketesa oleh Oray untuk keluar dari Blok A, dan Urai pun menyiapkan sketsa agar Saleh Kurap bisa keluar dari Lapas, dan menyiapkan tali di pagar agar, dan akhirnya Saleh Kurap berhasil keluar,"paparnya.

Kemudian, setelah keluar dari Lapas, Saleh Kurap menuju jembatan Kapuas 2, dan disana dirinya menggunakan jasa ojek untuk diantar kerumah Keluarganya yang berada di Jalan Tanjung Raya 2.

Yang menjadi kronologi Saleh Kurap lari, karena dirinya mengaku takut akan dipindahkan ke Nusa Kambangan, oleh sebab itu ia berencana melarikan diri dan meminta bantuan kepada Urai.

"setekah 2 Minggu dirumah keluarganya, Saleh Kurap ini bergeser ke keluarga istri keduanya yang berada di Desa Sepuk Laut, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, dan akhirnya berhas kita amankan pada hari ini Kamis 30 September 2021 pukul 01.30 WIB,"ujar AKBP Jerrold.

Dalam catatan kepolisian, Saleh Kurap pertama kali masuk kedalam jeruji besi sejak tahun 2008, dimana ia terlibat peredaran narkoba dengan barang bukti 2 ons Sabu, Kemudian di vonis 1 tahun, lalu pada tahun 2011 dengan barang bukti 15 kg ganja.

Ia di vonis 15 tahun dengan keringan 7 tahun, lalu pada tahun 2020 ia terlibat peredaran 8 kg sabu, dan mendapat vonis 14 tahun, dan saat ini masih ada satu kasus peredaran narkoba yang dalam proses persidangan. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved