Breaking News:

Saleh Kurap Kabur Dari Lapas Dibantu Sesama Napi, Farhan Ungkap Sosoknya dan Siap Beri Sanksi

Kalau pegawai sama sekali tidak tau, dan Urai ini karena menjadi Tampin, sehingga dia memanfaatkan kelonggaran yang berikan untuk membantu Saleh Kurap

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Ka Lapas Kelas 2 A Pontianak Farhan Hidayat saat mendampingi Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold H. Y. Kumontoy dalam konferensi pers penangkapan Saleh Kurap, Napi Narkoba yang kabur dari Lapas 3 September 2021 lalu. Kamis 30 September 2021. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBU PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah 27 hari kabur dari Lapas Kelas 2 A Pontianak, Saleh kurap, terpidana sederet kasus Narkoba di Kalimantan Barat akhirnya berhasil ditangkap kembali oleh Satreskrim Polres Kubu Raya, Kamis 30 September 2021.

Saleh kurap ditangkap kembali oleh Satreskrim Polres Kubu Raya di rumah istri keduanya di Desa Sepuh Laut, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Dalam pelariannya, Saleh kurap ternyata dibantu oleh seorang warga binaan Lapas Kelas 2 A Pontianak bernama Urai, dimana Urai membantu Saleh Kurap dengan membuatkan sketsa atau denah alur pelariannya, serta menyiapkan tali untuk saleh kurap memanjat pagar.

Ka Lapas Kelas IIA Pontianak Farhan Hidayat yang hadir dalam konferensi pers di Polres Kubu Raya menyampaikan, bahwa Uray merupakan warga binaan kasus narkoba di Lapas, uray di vonis 8 tahun penjara.

Takut Dicerai Istri, Gembong Narkoba Saleh Kurap Nekat Kabur Dari Penjara

Ka Lapas mengatakan, Uray merupakan warga binaan yang akan bebas 2 tahun lagi, dan karena perilakunya baik dirinya menjadi Tamping (Tahanan Pendamping), yang memang gerak geriknya di Lapas di perlonggar karena banyak diberi tugas perbantuan di dalam Lapas

"Kalau pegawai sama sekali tidak tau, dan Urai ini karena menjadi Tampin, sehingga dia memanfaatkan kelonggaran yang berikan untuk membantu Saleh Kurap,"ujarnya.

Urai sendiri sebelumnya sedang diusulkan untuk mendapatkan pembebasan bersyarat, namun dengan membantu Saleh kUrap kabur, Farhan menegaskan akan membatalkan atau mencabut usulan pembebasan bersyarat Urai.

"Dan bila seandainya bisa di proses Pidana, membantu pelarian, saya akan meminta kepolisian untuk memproses bila ada unsur pidananya,"tegas Farhan.

Kemudian, Plt Kadiv Pemasyarakatan Kanwilkumham Kalbar Eka Jaka Riswantara menyampaikan, dengan pelarian Saleh Kurap dari Lapas, maka pihaknya akan melakukan evaluasi dari sisi petugas maupun bangunan Lapas.

"Blok A tempat pelarian Itu diperuntukkan warga binaan Lansia dan Tipikor, yang merupakan minimum security, dan itu akan ada evaluasi terhadap blok itu,"tuturnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved