Kalbar Raih Medali Pertama PON Papua, Berikut Cabang Olahraga Kalbar Peluang Raih Emas Hari Ini

Judoka muda Pontianak, Beta Awari, berhasil menyabet medali perak dari cabang Judo di kelas 55 Kg putra Pada PON XX Papua.

Editor: Jamadin
kemlu.go.id
Logo Pon Papua 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalbar berhasil meraih medali pertama dari cabang olahraga (Cabor) judo pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020. Medali itu diraih pejudo Kalbar, Beta Awari.

Beta Awari berhasil meraih perak pada final yang berlangsung, Rabu 29 September 2021. “Beta menyabet perak, hanya kalah dari tuan rumah,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Humas KONI Kalbar, Sidik.

Ketua Kontingen PON XX Papua Cluster Mimika, Drs Suhadi SW MSi bangga atas prestasi atlet Yudo Beta Awari yang berjuang habis-habisan untuk masuk final walaupun akhirnya hanya meraih medali perak.

"Kami memberikan apresiasi kepada yang bersangkutan (Beta Awari, red), karena untuk menuju final memerlukan perjuangan yang speaktakuler paling lama waktunya dalam mengalahkan lawannya,” ujarnnya.

Perjuangan Atlet eSports Kalbar Raih Medali Emas Mobile Legends PON XX Papua 2021

Judoka muda Pontianak, Beta Awari, berhasil menyabet medali perak dari cabang Judo di kelas 55 Kg putra Pada PON XX Papua. Beta bertarung di Graha Eme Neme Yauware, Mimika. Ia harus mengakui keunggulan sang lawan, Judoka tuan rumah, Papua yakni Ilham Fadilah.

Beta Awari, adalah satu-satunya Judoka Kalbar, yang berhasil mempersembahkan medali perak. Ini merupakan medali kedua Beta Awari di PON. Setelah pada PON XIX 2016 Jabar, dirinya mempersembahkan medali perunggu.

Sebelumnya, pada babak semifinal Beta berhasil mengalahkan atlit Yudo dari Banten, Dicky Zulfikar, dengan mendapatkan nilai telak yaitu Ippon (nilai sempurna). Pada semifinal tersebut kedua peyudo cukup berhati-hati dan beberapa kali dilakukan perpanjangan waktu dan akirnya Beta Awari sebagai pemenangnya.

Dalam partai final Beta Awari harus berhadapan dengan atlet tuan rumah Papua. Secara fisik kuda-kuda Beta lebih kokoh, namun karena suporter atlet tuan rumah yang membahana, membuat atlit Yudo Kalimantan Barat, harus puas dengan medali perak. Pada final tersebut Beta Awari harus mengakui kekalahan dengan poin wazari (kalah poin) dan kehabisan waktu.

Peluang Panjat Tebing
Kabid Humas KONI Kalbar, Sidik, mengungkapkan selanjutnya Kalbar berpeluang meraih medali di cabor panjat tebing. Satu atletnya lolos ke babak final cabor panjat tebing, Veddriq Leonardo. Ia lolos ke babak prakualifikasi, dan masuk final bersama 16 atlet lainnya, pada Selasa 28 September 2021 kemarin.

Veddriq sebenarnya akan berjuang meraih medali pada Rabu sore. “Panjat tebing masih dalam tahap runding, tertunda akibat hujan turun. Dicari solusi pengeringan arena,” jelasnya.

Namun, diungkapkan Sidik, kondisi final panjat tebing tidak memungkinkan pada Rabu sore sehingga ditunda. “Dengan terpaksa final panjat tebing diundur, besok (hari ini, red), pukul 08.00 waktu Papua,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalbar, Suhadi SW, mengatakan, pada babak kualifikasi sebanyak 25 atlet dari berbagai provinsi di Indonesia berlaga.

Veddriq Leonardo pada babak tersebut masuk ke dalam tiga besar. “Veddriq yang sehari-hari dipanggil Sultan di Pelatnas lolos tiga besar,” ujar mantan Kabid Humas Polda Kalbar tersebut dalam rilis yang diterima Tribun, kemarin.

Suhadi yang pensiun sebagai anggota Polri dengan pangkat terakhir Kombes tersebut menuturkan, Veddriq pada babak kualifikasi tersebut mencatatkan waktu 5,49 menit.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved