Breaking News:

Berita Video

Irjen Napoleon Bonaparte Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri turut memeriksa tujuh anggota polisi yang terdiri atas Kepala Rutan Bareskrim dan penjaga tahanan.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Irjen Napoleon Bonaparte sebagai tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kasman alias Muhammad Kece oleh Penyidik Bareskrim Polri.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan gelar perkara pada Selasa 28 September 2021.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian mengatakan, termasuk Napoleon, total ada lima tersangka yang ditetapkan penyidik dalam kasus penganiayaan itu.

"Hasil gelar perkara kemarin, penyidik telah menetapkan lima tersangka," kata Andi saat dihubungi, Rabu 29 September 2021.

Andi menyebutkan, empat tersangka lainnya yaitu berinisial DH, DW, H alias C alias RT, dan HP. Diberitakan sebelumnya, Napoleon diduga memukuli dan melumuri tubuh Kece dengan kotoran manusia di dalam Rutan Bareskrim.

Alasan Irjen Napoleon Bonaparte Aniaya Muhammad Kece! Tertangkap CCTV Malam-malam Masuk Sel M Kece

Berdasarkan keterangan Polri, Muhammad Kece diduga dianiaya Napoleon pada malam pertama ia masuk ke rutan. Muhammad Kece masuk ke Rutan Bareskrim pada 25 Agustus 2021.

Kemudian, ia membuat laporan dugaan penganiayaan pada 26 Agustus yang tercatat dengan nomor LP:0510/VIII/2021/Bareskrim.

Adapun Muhammad Kasman alias Muhammad Kece merupakan tersangka dalam perkara dugaan penistaan agama. Dalam melakukan aksinya, Napoleon diduga dibantu sejumlah tahanan lain.

Sementara itu, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri turut memeriksa tujuh anggota polisi yang terdiri atas Kepala Rutan Bareskrim dan penjaga tahanan.

[Update Berita Video Tribunpontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved