Breaking News:

Tak Mau Kecolongan & Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19, Sutarmidji: Masuk Kalbar Wajib PCR Negatif

Selain kebijakan tersebut, Sutarmidji juga memastikan melakukan antisipasi jika kembali terjadi lonjakan kasus covid-19 di Kalbar.

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji saat ditemui di Pendopo Kalbar,Senin 13 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tak ingin kecolongan terjadinya peningkatan kasus Covid-19 gelombang ketiga. Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji akan terus menerapkan kebijakan ketat masuk ke Kalbar.

Dikatakan Sutarmidji, meskipun level Pembelakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kalbar sudah turun, namun kebijakan antisipasi masih tetap diberlakukan. Ia juga meminta kepala daerah tetap cerewet dalam penanganan covid.

“Untuk masuk Kalbar, masih tetap diberlakukan wajib PCR negatif,” tegas Midji usai menghadiri Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) ke -61, di Halaman Kantor Kanwil BPN Kalbar, Jumat 24 September 2021.

Di beberapa negara dunia memang terjadi gelombang ke-3 Covid seiring ditemukannya varian virus baru, seperti varian Mu, Delta dan Lambda.

Kalbar yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara tetangga mengambil kebijakan untuk memperketat pintu masuk di jalur perbatasan antarwilayah dan bandara.

Lebih lanjut, Midji juga meminta masyarakat untuk tetap tidak abai protokol kesehatan (prokes) meskipun PPKM sudah menurun ke Level 2.

“Kalau orang mau PPKM Level 1 dan 2 diberlakukan antigen, Kalbar semua tetap harus PCR,” katanya. Sutarmidji juga melihat pengunjung di tempat-tempat usaha yang tidak menerapkan prokes ketat.

Ia berpesan agar kepala daerah, bupati atau wali kota (wako) untuk bisa mengambil langkah antisipasi.

Ahli Epidemiologi Kalbar Ingatkan Pemerintah Waspadai Gelombang Ke 3 Covid-19 Akhir Tahun 2021

“Tempat usaha ramai tanpa prokes, Bupati/Wako kalau mau aman harus cerewet,” tegas mantan Wali Kota Pontianak dua periode ini.

Selain kebijakan tersebut, Sutarmidji juga memastikan melakukan antisipasi jika kembali terjadi lonjakan kasus covid-19 di Kalbar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved