Breaking News:

Maknai Hantaru, Kepala BPN Mempawah: Kita Ingin Menjadi Insan ATR/BPN Profesional, Maju dan Modern

Kemudian kata Wendi, makna peringatan Hantaru bagi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN adalah momentum hari lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 19

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN
Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Mempawah, Wendi Isnawan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Mempawah, Wendi Isnawan, menyampaikan beberapa hal terkait makna Hari Tata Ruang Negara (Hantaru) tahun 2021.

"Dengan peringatan Hantaru kita ingin menjadi insan ATR/BPN yang profesional, maju, dan modern," tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 24 September 2021.

Kemudian kata Wendi, dirinya berharap hadirnya BPN benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.

"Harapan kita juga masyarakat bisa merasakan manfaatnya dengan adanya BPN, karena dengan adanya kita mereka bisa memiliki kepastian hukum mengenai aset tanah (sertifikat)," katanya.

Kemudian kata Wendi, makna peringatan Hantaru bagi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN adalah momentum hari lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA) yang kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang (Hantaru).

Dijelaskannya bahwa UUPA telah tegas mengatur bagaimana pengelolaan Sumber Daya Agraria, yang merupakan pengejawantahan atau turunan dari UUD 1945 pasal 33 ayat 3.

Wendi Isnawan Sampaikan Program Unggulan dan Capaian BPN Mempawah

"Momentum ini bagi BPN juga dimaknai dalam rangka perbaikan pelayanan di bidang pertanahan dan Tata Ruang agar dapat tercipta kepastian hukum yang bermuara pada keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

"Untuk di Kabupaten mempawah, semangat hari agraria nasional dilakukan dengan melakukan kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap dan saat ini telah terdapat 1 Desa lengkap di Desa Pedalaman," terangnya.

Disebutkannya juga dengan terbentuknya pemetaan desa lengkap diharapkan tercipta tertib administrasi pertanahan yang menjamin kepastian hukum terhadap hak atas tanah bagi masyarakat sehingga meminimalisir terjadinya sengketa konflik dan perkara pertanahan.

"Selain itu BPN Mempawah tengah berupaya melakukan perbaikan dengan melakukan transformasi pelayanan dari analog ke digital dalam rangka mendukung visi misi ATR/BPN yang berstandar dunia," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Mempawah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved